Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Ende, Johanis Nislaka (Foto : Welano)
alterntif text

Ende, Vox NTT-Johanis Nislaka (54), Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana pensiun dini dari aparatur sipil negara. Administrasi pengajuan pensiun kini sedang diurus sejak awal Juli 2020. 

Keputusan ini ia ambil dalam rangka mengikuti kontestan pemilihan Kepala Desa Kuan Heum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Johanis ingin mengubah batu karang di wilayah itu menjadi kawasan persawahan.

“Saya sedang proses administrasi untuk pensiun dini. Saya pensiun dini untuk satu jabatan, apa itu, jabatan menjadi kepala desa,” kata Johanes, Selasa (07/07/2020) pagi di Ende.

Ia menyatakan, kepala desa ialah jabatan yang sangat mulia untuk kepentingan masyarakat lebih dekat. Kedekatan itu terlebih memberikan edukasi dalam ruang lingkup lebih kecil, seperti di tingkat desa agar mudah terkontrol.

Mantan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Ende ini menjelaskan bahwa Desa Kuan Heum adalah kawasan yang mayoritas dikuasai batu karang.

Ia mengaku ingin menghabiskan sisa waktunya dengan mengubah batu karang menjadi daerah persawahan di wilayah itu.

“Ya, ada banyak cara untuk membuat sawah di daerah itu. Kita semua tahu kalau wilayah Kupang banyak karang. Kita bisa mengolah itu menjadi lahan pertanian,”tutur dia.

Johanis menambahkan, keputusan untuk mengundurkan diri dari ASN dan ingin menjadi kepala desa bukan sebagai bentuk pencitraan. Namun, sikap itu diambil olehnya berdasarkan peluang otonomi desa dalam regulasi tentang desa.

“Caranya bagaimana, otonomi desa inilah yang kita lakukan. Nah, dana desa ini kalau dimanfaatkan secara baik, maka tujuannya pasti akan tercapai,”tutur dia.

“Saya mau katakan begini teman-teman, sesuatu yang saya buat dan kemudian orang lain yang bahagia, itulah tipe saya,”tambah Johanis.

Ia memastikan bahwa proses pengajuan pensiun dini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dirinya saat ini sedang menyiapkan berkas untuk kepentingan pengunduran diri itu.

Penulis : Ian Bala

Editor: Irvan