Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Pemkot Gandeng CIS Timor Wujudkan Kota Kupang yang Tangguh
KOMUNITAS

Pemkot Gandeng CIS Timor Wujudkan Kota Kupang yang Tangguh

By Redaksi23 Oktober 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man saat mengikuti Workshop bersama CIS Timor dan Care Indonesia melalui meeting zoom, Kamis (22/10/2020). (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, voxntt.com-Pemerintah Kota Kupang mengajak semua kalangan termasuk LSM seperti CIS Timor dan Care Indonesia untuk bergandengan tangan mewujudkan Kota Kupang yang tangguh terhadap bencana.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menjadi pembicara dalam acara Workshop berbagi pembelajaran program partners for resilience-strategic partnership (PfR-SP) 2016-2020, yang diselenggarakan oleh Care Indonesia dan CIS Timor.

Turut mendampingi Wawali dalam workshop tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Maxi Jemy Deerens Didok.

Workshop dengan tema menerapkan kaidah-kaidah pengelolaan risiko terpadu dalam kebijakan perencanaan pemerintah, untuk membangun ketangguhan masyarakat guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut diikuti Wawali dari ruang kerjanya secara daring melalui aplikasi zoom, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang dalam upaya penanggulangan bencana dan upaya lainnya termasuk penanganan covid 19 selalu menggunakan pendekatan pentahelix, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat baik pengusaha, akademisi, media maupun LSM seperti CIS Timor dan Care Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Wawali menyampaikan terima kasih kepada CIS Timor dan Care Indonesia atas program dan kegiatannya yang dibuat di Kota Kupang dalam kaitan penanggulangan bencana dan rencana kontinjensi, yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang. Dia berharap kerja sama ini bisa terus dipertahankan demi mewujudkan Kota Kupang yang tangguh.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Kota Kupang terpilih menjadi salah satu dari 10 kota contoh di Indonesia, penerima manfaat proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC).

Kegiatan CRIC akan mendukung kota-kota dalam mempersiapkan rencana pembangunan perkotaan selama lima tahun ke depan, yang berketahanan iklim dan berkelanjutan melalui analisis ilmiah, penerapan perangkat yang inovatif dan pembelajaran.

Dari program ini, Uni Eropa melakukan urban analysis untuk kota Kupang tahun 2020 dan ditemukan empat hal yang menjadi acuan penanggulangan mitigasi di Kota Kupang. Yang pertama soal air bersih yang jangkauannya baru mencapai 50 persen, sehingga menyebabkan kekeringan.

Untuk itu BPBD Kota Kupang saat ini sudah menyiapkan bantuan 500 tangki air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Persoalan yang kedua adalah pengolahan sampah. Saat ini menurutnya produksi sampah di Kota Kupang mencapai 200 ton per hari dan terkendala di pengangkutan. Persoalan lain adalah kendala transportasi karena kapasitas jalan, kemacetan dan angkot yang menua. Temuan lain dari urban analysis adalah soal perumahan dan permukiman. Karena itu menurut Wawali rencana kontijensi untuk kebakaran, banjir dan longsor merupakan langkah yang tepat.

Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Kupang untuk penanggulangan bencana. Salah satunya adalah dengan memantapkan kembali kota tangguh agar Kota Kupang bisa lebih tahan dalam menghadapi bencana. Pemkot Kupang juga mengupayakan kecepatan pemulihan/recovery jika terjadi bencana. Upaya lain yang dilakukan Pemkot adalah tetap memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat dan murah meskipun ada bencana.

Menindaklanjuti ajakan kepada CIS Timor dan Care Indonesia Wawali minta agar semua pihak memberi perhatian kepada lima aspek, antara lain; ketangguhan dalam asepk sosial yang menyangkut pendidikan kepada masyarakat, kesehatan dan SDM; ketangguhan ekonomi; ketangguhan lingkungan hidup; ketangguhan infrastruktur serta tata kelola.

Direktur CIS Timor, Buce Ga dalam workshop tersebut menjelaskan, Care Indonesia bersama CIS Timor sebagai mitra pelaksana telah mengimplementasikan program Partners for Resilience Strategic Partnership (PfR-SP) di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Tahun 2020 PfR telah memasuki tahun kelima dan akan segera berakhir.

Fokus mereka pada fase kedua ini adalah membangun dialog dan berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait mulai dari level desa sampai nasional agar pendekatan IRM (Integrated risk management-Pengelolaan Resiko Terpadu-PRT) diintegrasikan ke dalam produk kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Tujuan dari program ini menurutnya yaitu mempengaruhi dokumen perencanaan desa dengan menggunakan paying dana desa agar mengintegrasikan IRM/PRT. (VoN)

Care Indonesia CIS Timor Herman Man Jefri Riwu Kore Kota Kupang
Previous ArticlePilkada, Pasar Bebas dan Pembebasan Rakyat 
Next Article Kunker ke Pemkot Kupang, Ini yang Dibahas DPRD NTT

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.