Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Realisasi Pajak Videotron dan Stadion Marilonga di Ende Nihil
NTT NEWS

Realisasi Pajak Videotron dan Stadion Marilonga di Ende Nihil

By Redaksi20 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penampakan videotron di simpang lima Ende saat menayangkan prosedur lapor karantina pertanian Ende (Foto: Dok. Karantina Pertanian Ende)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Ende belum mampu meningkatkan pendapatan daerah dari nilai sewa reklame (NSR) videotron dan pajak hiburan Stadion Marilonga. Dari target yang ditetapkan selama dua tahun berturut-turut (2019-2020) nilai pendapatan dua item tersebut nihil alias nol.

Kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ende Johanis Nislaka kepada VoxNtt.com, Jumat (20/11/2020), menyatakan dua item tersebut tidak terekam sama sekali dalam rekapitulasi penerimaan pajak daerah.

“Realisasi pajak videotron nol dan Stadion Marilonga yang masuk dalam item pajak hiburan juga realisasinya nol,” kata Johanis.

Padahal pemerintah juga dituntut untuk mengejar target pendapatan reklame videotron yang masing-masing tahun 2019 sebesar Rp500 juta dan tahun 2020 sebesar Rp15 juta.

Kemudian target pajak hiburan Stadion Marilonga masing-masing tahun 2019 sebesar Rp50 juta dan tahun 2020 Rp10,5 juta.

“Yang rendah sama sekali dua item itu. Kalau stadion itu memang tidak ada event selama ini, jadi pemasukan memang tidak ada,” katanya.

Meski begitu, akumulasi perolehan pajak secara keseluruhan dari Januari hingga 18 November 2020 sudah mencapai 71, 11 persen atau Rp61.418.972.871,28 dari target yang ditetapkan sebesar Rp85.507.287.700,00.

Johanis menerangkan perolehan pajak yang masih sangat stabil berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Sementara yang paling rendah ialah pajak hiburan dan pajak rumah makan dan hotel.

“Kalau rumah makan dan hotel itu memang sangat dampak karena Covid-19. Tapi kembali normal setelah penerapan new normal. Kalau BPHTB memang sering bahkan selama Covid-19 masih stabil,” tutur dia.

Ia menyebutkan realisasi pajak jenis BPHTB per 20 November mencapai Rp868.383.050,00 atau 40,29 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2 miliar.

Sementara pajak hiburan realisasinya Rp23.246.350 atau 10,94 persen dari target sebesar Rp212.472.000. Sedangkan pajak rumah makan realisasinya sebesar Rp907.364.222 atau 60,32 persen dari target Rp1.504.308.000. Realisasi pajak rumah makan kembali stabil setelah pemerintah menerapkan kebijakan new normal.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

 

Ende
Previous ArticleMPR RI Ajak Masyarakat Indonesia Belajar Pancasila di Ende
Next Article LSM ILMU Sebut Banyak ASN yang Terindikasi Tidak Netral Jelang Pilkada Mabar 

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.