Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Oknum Guru Komite di Elar Selatan Diduga Lakukan Pungli Program Indonesia Terang
VOX GURU

Oknum Guru Komite di Elar Selatan Diduga Lakukan Pungli Program Indonesia Terang

By Redaksi28 Januari 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Demi mendapatkan bantuan Indonesia Terang, masyarakat pada beberapa desa di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur harus rela membayar sejumlah uang kepada FN, oknum guru SD.

Menurut pengakuan warga,  pemungutan yang dilakukan FN dengan iming-iming mendapatkan panel surya, lampu surya, accu (aki), serta satu unit televisi.

Informasi sejumlah barang tersebut diperoleh FN dari oknum berinisial LN di Ruteng dan salah seorang caleg Provinsi NTT pada pada pileg 2019 lalu.

Menurut warga uang yang disetor kepada FN bervariasi mulai dari Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.

Saat itu, FN menjelaskan uang tersebut merupakan biaya transportasi untuk pengangkutan bantuan seperti panel surya, accu (aki), serta televisi dari Ruteng ke kampung warga di Kecamatan Elar Selatan.

Seorang warga Mbong, Desa Paanwaru, Kecamatan Elar Selatan yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, uang yang dipungut FN hingga kini tidak jelas penggunaannya. Bantuan Indonesia Terang yang diiming-iming caleg melalui FN pun tidak kunjung datang.

Anehnya, menurut sumber itu, tidak lama berselang setelah dipungut biaya untuk dapat program Indonesia Terang, masyarakat dikejutkan dengan bantuan lampu dan panel surya yang mereka dapatkan cuma-cuma tanpa pungutan seperti yang mereka setor melalui FN.

“Ternyata kami dapat bantuan itu secara gratis, kami kecewa karena telah setor uang ke mereka (FN) karena mereka janjikan panel surya dan TV, ternyata mereka bohong,” ujar sumber itu.

“Yang datang melakukan pemasangan lampu dan panel waktu itu kaget karena kami bercerita pernah kumpul uang untuk dapatkan program bantuan ini,” kata sumber itu, menambahkan.

Dia mengaku, jika dihitung jumlah uang yang disetor ke FN bisa mencapai puluhan juta rupiah, belum termasuk desa lain di Kecamatan Elar Selatan.

Setelah sekian lama tidak kunjung ada kabar, dia dan beberapa warga lain sempat mendatangi kediaman FN di Renden. Kedatangan warga bertujuan untuk mengembalikan uang mereka.

“Kami pernah tagih, katanya uang mereka sudah kirim ke ibu LN di Ruteng, untuk petani seperti kami pak uang itu besar, kami kecewa kami ditipu oleh orang pintar dan dibantu oleh guru di kampung,” ketusnya.

Dia berharap, polisi ataupun pihak berwenang segera mengusut kasus ini sehingga uang mereka bisa dikembalikan.

Menurut informasi yang ditelusuri VoxNtt.com, Rabu, 27 Januari Siang, jumlah uang yang dikumpulkan ke FN sebesar Rp50 juta, 20 juta dari Elar Selatan dan  30 Juta dari Sambi Rampas. Uang itu dikumpulkan dari warga dengan iming-iming pemasangan lampu solar cell.

Sementara itu, FN hingga Kamis (28/01/2021), tidak menjawab telepon dari VoxNtt.com.  Beberapa kali ia membalas SMS dengan memberitahukan keadaan jaringan yang tidak memadai.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Matim Pungli NTT
Previous ArticleRuang Pimpinan DPRD TTU Disegel, Ini Penyebabnya
Next Article Oknum Guru Komite di Elar Selatan Diduga Lakukan Pungli, Dinas PK Matim Bakal Tindak Tegas

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.