Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Selepas Pergimu
Sastra

Selepas Pergimu

By Redaksi8 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*Puisi

Oleh: Eman Br

Selepas Pergimu

Jeritanku berjilid
Menumpuk isi kepalaku
Separuh berserakan di ruang tamu
Separuhnya lagi terbengkelai di jalan-jalan kampung.

Kau datang dan pilih per bagian
Lalu kau rekap menjadi satu
Meringankan isi kepalaku
Hatiku terasa lega
Setelah bibirmu menebar senyum
Di balik dengkulmu menatapku.

Selepas pergimu
Aku terbangun dari mimpi panjangku
Saat di timur matahari terbit
Baru aku sadar
Pilih memilih di negeriku sudah biasa
Membuatmu menjadi terbiasa
Datang membawa sengaja
Pergi meninggalkan misteri
Aku mengais histeris.

Tarus, Kupang, 05 Mei 2021

Janji

Apa yang bisa kukatakan tentang janji
Kalau itu hanya menerkam mencabik?

Aku ingin mengingatnya
Tetapi aku takut merasakannya.

Apa lagi yang lebih sakit
Kalau bukan janji lalu ditinggal pergi?

Aku ingin menutupnya rapat
Dengan sedikit ludah sebagai lem.

Tetapi masih terlalu dini usiamu
Saat kita menjadi kekasih.

Aku berharap
Esok di timur matahari terbit.

Janji tidak hanya tidak hanya tinggal janji
Lalu menjelma cacian.

Oesapa, Kupang, 07 Mei 2021

Rinduku Harus Tuntas

Kepada siapa kutuntaskan rindu ini
Kalau tidak ke dalam dekapanmu?
Itulah mengapa
Aku tak henti menemuimu.

Bukan karena aku terlalu tolol
Untuk mengerti sibukmu
Tetapi karena apa yang telah kita ikat dalam sepakat
Meski setiap jumpa
Hati dibuat semakin gelisah.

Karena kau adalah pujaanku
Selagi di timur matahari terbit
Lapar pun aku kenyang
Badai pun aku terjang
Tak peduli
Rinduku harus tuntas
Sebab sepakat atas nama Surga di Timur Matahari
Adalah hak kita bersama.

Oesapa, Kupang, 04 Mei 2021

Olwh Eman Br, Nama pena dari Eugenius Manimau, Alumni SMK Katolik Kusuma Atambua.

Eman Br
Previous ArticleFEC Bakal Gelar Pertandingan Sepak Bola, Juara I Diberi Hadiah 20 Juta
Next Article Lapen Menuju SMAN 3 Lamba Leda Sebenarnya Dianggarkan 1.400 Meter Tahun 2020

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.