Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tahun Ini, Pemkab TTU Bangun Gedung RS Pratama Senilai Rp68 Miliar
KESEHATAN

Tahun Ini, Pemkab TTU Bangun Gedung RS Pratama Senilai Rp68 Miliar

By Redaksi3 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Robert Tjeunfin saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 02 Februari 2022 (Foto: Eman Tabean/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten TTU pada tahun 2022 ini telah merencanakan pembangunan gedung RS Pratama.

Pembangunan gedung RS Pratama yang menelan anggaran senilai Rp68 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tersebut berlokasi di Desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu.

“Pembangunan RS Pratama akan kita lakukan tahun ini, untuk perencanaan sudah selesai sejak tahun lalu, status lahan sudah beres tinggal proses pengerjaan saja,” jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Rober Tjeunfin saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (02/02/2022).

Robert melanjutkan, dari total anggaran tersebut, sebesar Rp15 miliar dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan. Kemudian Rp45 miliar untuk pembangunan gedung kantor dan Rp8 miliar untuk sarana prasarana penunjang.

“Proses tendernya kita harapkan sudah bisa segera mulai agar secepatnya bisa dilakukan pengerjaannya tapi sekarang sistemnya terpusat, kita sudah koordinasi dengan bagian keuangan agar prosesnya bisa segera dilaksanakan tapi belum bisa dilakukan karena masih ada beberapa urusan lain di bagian keuangan, mungkin nanti bisa tanyakan langsung di bagian keuangan,” tuturnya.

Lebih lanjut Robert menjelaskan, pembangunan RS Pratama tersebut dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah perbatasan.

Selama ini di wilayah perbatasan apabila terdapat kondisi darurat, pasien harus dilarikan ke RS di kabupaten tetangga.

Sehingga diharapkan dengan adanya RS Pratama tersebut, tuturnya, masyarakat yang mengalami sakit tidak perlu dilarikan ke RS di kabupaten tetangga tetapi langsung ditangani di RS Pratama.

“Selama ini masyarakat di wilayah perbatasan biasanya kalau sakit darurat dirujuk ke RS di kabupaten tetangga (Belu) padahal secara wilayah administrasi seharusnya dirujuk datang ke RSUD TTU,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinkes TTU TTU
Previous ArticlePimpinan Daerah dari 12 Kabupaten di NTT Bertemu Waket DPR RI, Bahas Program Strategis
Next Article Imigrasi Atambua Mendeportasi Satu WNA Asal China

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.