Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polda NTT Diminta Bongkar Kejahatan yang Diduga Tersistematis di Bank Bukopin
HUKUM DAN KEAMANAN

Polda NTT Diminta Bongkar Kejahatan yang Diduga Tersistematis di Bank Bukopin

By Redaksi11 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Agustinus Nahak (ketiga dari kanan) saat memberikan keterangan pers, Kamis (10/02/2022)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Kuasa hukum Nasabah Rebeca Adu Tadak korban dugaan pembobolan uang senilai Rp3 miliar di Bank Bukopin meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT untuk membongkarnya.

“Kami sudah bersurat kepada bapak Kapolda tembusan bapak Kapolri dan Lembaga Penjamin Simpanan, terkait uang klien saya yang tidak ada ujungnya bahkan tidak ada pertanggungjawabannya. Tujuannya agar laporan klien saya kemarin di Ditreskrimsus Polda NTT yang ditutup itu dibuka kembali,” jelas Agustinus Nahak selaku Kuasa hukum korban ditemui di Polda NTT, Kamis (10/02/2022).

Menurutnya, laporan kliennya di Ditreskrimsus Polda NTT perlu dibuka lagi. Sebab kasus tersebut bukan hanya urusan Ditreskrimum, tetapi juga Ditreskrimsus karena berhubungan dengan pihak perbankkan.

Agustinus mengatakan, berdasarkan diskusi dengan Ditreskrimum Polda NTT, kasus kliennya sudah sampai pada tahap penyidikan.

Oleh karena itu, ia berharap Polda NTT agar siapapun yang terlibat segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Kami minta pihak Polda NTT untuk membongkar kejahatan yang terstruktur dan sistematis ini. Kita berharap pihak-pihak yang terlibat ditetapkan tersangka dan ditahan supaya ada kepastian hukum bagi klien saya,” ujar Agustinus.

Agustinus menduga ada permufakatan jahat antara oknum dari pihak Bank Bukopin dan pihak ketiga yakni PT Mahkota sehingga uang kliennya tiba- tiba ditransfer ke PT Mahkota tanpa sepengetahuan kliennya.

Oleh karena itu, ia meminta Bank Bukopin untuk bertanggung jawab agar uang kliennya dikembalikan ke Bank Bukopin.

“Terkait uang klien saya, kita berharap agar uangnya bisa dikembalikan terutama ditransfer ke Bank Bukopin karena klien saya hanya kenal Bukopin dan tidak Kenal PT Mahkota. Klien saya hanya punya hubungan hukum dengan Bank Bukopin,” tegasnya.

Ia pun kembali meminta agar Polda NTT membongkar kasus ini supaya terang-menderang, demi memberikan rasa aman dan menjaga tingkat kepercayaan nasabah untuk menyimpan uangnya di bank.

“Sekali lagi kita minta bapak Kapolda buka kembali kasus di Krimsus itu agar terang-menderang karena ini berhubungan dengan kemaslahatan banyak orang,” pintanya.

Diketahui, Nasabah Rebeka A. Tadak bersama tim kuasa hukum dan sejumlah kerabat mendatangi Polda NTT untuk meminta penjelasan terkait kasus dugaan pembobolan uang di Bank Bukopin. Kasus itu sudah dilaporkan ke Polda NTT sejak akhir tahun 2019 lalu.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Agustinus Nahak Bank Bukopin Polda NTT Rebeca Adu Tadak
Previous ArticleBPOLBF Pastikan Labuan Bajo Siap Menyambut G20
Next Article Pengawasan DPB dan Harapan Kualitas Data Pemilih Pemilu Serentak 2024

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.