Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasasi Ditolak, Muhammad Achyar Dipenjara 8 Tahun dan Denda 400 Juta
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasasi Ditolak, Muhammad Achyar Dipenjara 8 Tahun dan Denda 400 Juta

By Redaksi24 Februari 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Terdakwa Muhammad Achyar saat dieksekusi jaksa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Mahkamah Agung telah menolak permohonan kasasi dari terdakwa Muhammad Achyar dalam kasus korupsi pengadaan aset tanah Keranga di Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Penolakan tersebut ditetapkan melalui Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor: 320K/Pid.Sus/2022 tanggal 9 Februari 2022.

Jaksa Eksekutor S. Hendrik Tiip mengungkapkan, sidang kasasi Mahkamah Agung dipimpin Ketua Dr. Suhadi, SH., MH dan anggota masing-masing Suharto, SH.,M.Hum dan H. Ansori, SH., MH.

Ia mengatakan, Majelis Hakim dalam amar putusannya menolak permohonan kasasi terdakwa dan penuntut umum, serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp2.500.

Karena kasasi ditolak, maka terdakwa Muhamad Achyar akan menjalani pidana penjara selama 8 tahun dan denda Rp400.000.000 subsidier 3 bulan kurungan sesuai putusan Pengadilan Tinggi Kupang Nomor: 15/Pid.Sus-TPK/2021/PT.Kpg tanggal 25 Agustus 2021.

“Pada hari ini Rabu tanggal 23 Februari 2022 bertempat di Rutan Klas II B Kupang telah melakukan eksekusi pidana badan terhadap terpidana Muhammad Achyar,” jelas Hendrik dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Kamis (24/02/2022).

Muhammad Achyar sendiri sebagai salah satu pengacara dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan tanah Pemda Manggarai Barat di Karanga seluas 30 hektare dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp1,3 triliun.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Kejati NTT Muhammad Achyar Tanah Keranga
Previous ArticleNama Christian Widodo Patut Diperhitungkan pada Pilwalkot Kupang
Next Article Terungkap! Bangsawan China Dimakamkan Bersama 600 Kudanya

Related Posts

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.