Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Selamat Datang Nusantara
Sastra

Selamat Datang Nusantara

By Redaksi1 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Selamat Datang Nusantara

Selamat datang Nusantara
Tempat harap baru rindu anganku berpijak
Selamat datang Nusantara
Sapaan baru ibukota negaraku
Selamat datang Nusantara
Semoga lahirmu bukan memperpuruk nasib anak keturunan
Selamat datang Nusantara
Doaku, semoga rahimmu jadi gudang harap anak pertiwi Indonesia

21 Januari 2022

Biduk Kertas Nusantara

Di atas kubang genang air rintihan hujan
Biduk kertasku berlayar
Perahu Layar Nusantara, namanya
Menari-tari di permukaan tak berdatar
Berlayar bernahkodakan Sang Rabi
Dari lautan air mata tak berkeadilan ke tepi samudera sejahtera.
Biduk kecil tak kunjung henti mengayuh
Dari tepi ke pusat hati lautan, lalu pusat samudera
Berlayar penuh kendali
Bukan tuk mencari sensasi pun reputasi
Biduk kertas Nusantara
Teruslah berlayar
Pecahkan gelora amukan dunia tak berkeadilan pun tak berkemanusiaan
Hingga kau menenun senyum bahagia anak-cucu, ayah-bunda
Dan keadilan tertanam di setiap jiwa putra-putri Garuda

21 Januari 2022

Bukan sebuah mimpi, hai sobat

Hai sobat, sang musafir muda
Ada embun di bibirmu
Tak pernah lenyap meski terik kian menyengat
Ada bara membara di bola mata
Kian berkobar meski era tak lagi bersahabat
Ada seikat ide gemilang di keningmu
Nyatakanlah itu.
Janganlah ragu-bimbang
Aku selalu bersamamu
Kunyalah buku saku kumpulan wejangan-Ku setiap waktu.
Buku yang tak henti berkumandang
:sahabat, marilah berbagi dan menyeruput segelas kopi perdamaian abadi

21 Januari 2022

 

*Penulis: Aris Nggawi, alumni mahasiswa STFK Ledalero, Maumwre, NTT, Calon Missionaries of God’s Love (MGL), peminat sastra moderen Nusantara

Aris Nggawi
Previous ArticleDiklaim sebagai ‘Ras Kulit Putih Paling Murni’, Kecantikan Wanita Sirkasia Justru Berujung Petaka
Next Article Angin Pagi

Related Posts

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026

Seorang Laki-Laki di Dalam Sajak JokPin

29 Januari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.