Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Traveling»Niuf Ulan, Kolam Alam nan Indah yang Tersembunyi di Negeri Tapal Batas
Traveling

Niuf Ulan, Kolam Alam nan Indah yang Tersembunyi di Negeri Tapal Batas

By Redaksi10 Mei 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kolam Niuf Ulan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Masyarakat umum secara keseluruhan khususnya masyarakat Biinmaffo, tentu belum tahu keberadaan Niuf Ulan.

Namun bagi masyarakat Naibenu dan sebagian masyarakat dari Insana Utara, Niuf Ulan ini menjadi tidak asing lagi bagi mereka.

Secara administratif, keberadaan Niuf Ulan ini berada di Desa Benus, letaknya di ujung perkampungan atau kurang lebih 500 meter dari ujung kampung Desa Benus.

Desa Benus ini merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

Nah, untuk diketahui bahwa Niuf Ulan merupakan kolam yang terbentuk secara alamiah, yang selalu menawarkan sensasi keindahan dan kesegaran airnya bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Kolam alam ini terbentuk menjadi dua bagian, satunya berada di bagian hulu dan satunya hilir, hanya dipisahkan oleh batu wadas, yang terbentang luas dari atas bukit sebelah timur dan barat.

Kedalaman kolam alam ini memiliki ukuran kurang lebih 3-4 meter. Dan luasnya sekitar 20-an meter persegi sehingga mampu menampung banyak orang pada saat mandi.

Konon, sekitar tahun 1980-an, kolam alam ini sudah menjadi tempat rekreasi atau lebih tepatnya menjadi tempat mandi ria bagi anak-anak desa. Biasanya anak-anak dari Desa Benus dan Manamas.

Pada saat pulang bersekolah dan sebelum kembali ke rumah, anak-anak biasanya mengunjungi kolam alam ini untuk mandi ria, rekreasi ala anak zaman dulu.

Selain itu, pada akhir pekan anak-anak desa terutama dari kedua desa tersebut, pergi merayakan sukacita akhir pekan mereka di tempat ini.

Kolam alam ini menawarkan pesona bagi setiap pengunjung dan memiliki daya tariknya tersendiri dari dahulu kala hingga saat ini. Hanya kolam alam indah ini, belum dikenal secara luas oleh masyarakat umum.

Setiap pengunjung yang berkunjung ke kolam alam ini, akan disuguhkan dengan keindahan alamnya seperti deretan bukit yang berada di bagian timur dan barat, pohon-pohon cemara yang tumbuh tinggi dan mengelilingi kolam alam ini.

Kemudian airnya jernih dan segar. Udaranya pun asri, tempatnya yang sunyi karena berada jauh dari karamaian. Pengunjung sembari hanya mendengar kicauan burung-burung yang beterbangan ke sana kemarin.

Saat ini, kolam alam ini pun menjadi tempat favoritnya anak-anak muda milenial sebagai tempat untuk berfoto show, apalagi bagi para pengunjung anak-anak muda milenial yang datang berpasangan, pasti lebih indah untuk mengabadikan moment kebersaman mereka di tempat ini.

Alhasil, saat ini banyak orang semakin jatuh cinta dengan kolam alam ini. Bahkan pengunjung juga datang dari kota Kefamenanu, ibu kota Kabupaten Timor Timur Utara.

Para pengunjung yang berasal dari Kota Kefamenanu, tujuan utama mereka itu berkunjung ke destinasi wisata Tanjung Bastian Wini.

Namun mereka tak lupa menyempatkan diri untuk menikmati keindahan kolam alam Niuf Ulan dengan bersantai sambil mengabadikan moment. Setelah itu, para pengunjung melanjutkan perjalanan ke Tanjung Bastian Wini, yang jaraknya kurang lebih memakan waktu 15-20 menit, jika mengendarai sepeda motor.

Nah, siapa saja yang sudah pernah berkunjung ke sini, pasti akan merasakan sensasinya, yang rasanya susah untuk move on, dan harus kembali mengunjunginya. Bagaimana dengan kalian yang belum pernah ke sini?

KR: Sevri Koa

Niuf Ulan TTU
Previous ArticleSolidaritas: Jalan Tol Menuju Kesejahteraan
Next Article Warga Desak Bank Dunia Hentikan Dukungan Dana untuk Proyek Geothermal Wae Sano

Related Posts

Gubernur Melki Laka Lena Kenang Sosok Raymundus Fernandes sebagai Politisi dan Pelayan Masyarakat yang Tulus

29 Maret 2025

Gubernur NTT Kunjungi TTU, Pantau Pelayanan Kesehatan dan Program Makan Bergizi Gratis

29 Maret 2025

Penyidik Polsek Noemuti Diadukan ke Polda NTT atas Dugaan Ketidakprofesionalan

25 Maret 2025
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.