Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Jalan Pateng- Kedindi Dikerjakan Tahun 2023
HEADLINE

Jalan Pateng- Kedindi Dikerjakan Tahun 2023

By Redaksi12 Juli 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat (kiri) dan Ketua DPD NasDem Manggarai Victor Madur (kanan) saat mengunjungi Paroki Kajong, Kecamatan Reok Barat, Minggu (10/07/2022) (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat melakukan kunjungan kerja di Desa Rura dan Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu (10/07/2022).

Dalam kunjungannya, Julie yang juga istri Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat itu mendapatkan beragam usulan dan permintaan masyarakat setempat. Salah satunya terkait jalan milik Provinsi NTT yang masih rusak parah.

Kepala Desa Rura Albertus Sulfus mengatakan, jalan milik Pemerintah Provinsi NTT di wilayahnya telah lama rusak parah. Sayangnya, hingga kini belum diperbaiki pemerintah.

BACA JUGA: ‘Congka Sae’ Munculkan Kembali Semangat Julie Laiskodat

“Jalan rusak selama ini kami selalu mengharapkan peran DPRD provinsi untuk menyuarakannya. Tapi sampai hari ini belum terjawab. Harapan kami kehadiran ibu (Julie Sutrisno Laiskodat) bisa melihat dan merealisasikan,” ujar Kades Albertus saat berdialog dengan Julie Laiskodat di Kantor Desa Rura, Minggu pagi.

Usulan Kades Rura memang bukan asal bunyi. Pantauan VoxNtt.com, kondisi jalan Pemprov NTT di wilayah tersebut sudah tidak normal lagi.

BACA JUGA: Motif Di-printing pihak Luar, Julie Laiskodat Sebut Tenun NTT Terancam

Di beberapa titik hanya tampak onggokan bongkahan batu- batu cadas yang sulit dilalui kendaraan. Sementara aspalnya sudah tidak kelihatan lagi.

Kondisi ini pun disaksikan langsung Julie Sutrisno Laiskodat saat mendatangi Kantor Desa Rura dan Kajong, Kecamatan Reok Barat. Saat itu, ia datang bersama Ketua DPD NasDem Manggarai sekaligus mantan Wakil Bupati Manggarai Victor Madur dan mantan calon Bupati Manggarai Viktor Slamet.

“Memang dua kaka Viktor (Viktor Madur dan Viktor Slamet),  kiri kanan saya ini, sudah atur supaya saya melewati jalan yang berdisko,” ujar Julie disambut canda tawa warga yang hadir.

Julie mengaku, di Manggarai jalan Provinsi NTT yang masih rusak parah hanya di ruas Kedindi- Pateng. Karena itu, ia langsung meminta Anggota DPRD NTT Inosensius Fredy Mui yang juga hadir bersamanya untuk menjelaskan ke masyarakat terkait jalan tersebut.

Fredy Mui mengatakan, total dana pinjaman untuk menyelesaikan pembangunan jalan Provinsi NTT di 22 kabupaten/kota sebesar Rp1 triliun lebih.

Sedangkan untuk pembangunan jalan dari Hita, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat menuju Kedindi, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai tidak menggunakan dana pinjaman, melainkan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“DAK tahun 2021 dari Hita- Pateng sebesar 41,6 miliar,” jelas politisi NasDem itu kepada ratusan warga yang hadir di Aula Paroki Kajong, Minggu siang.

Waktu itu, lanjut dia, Pemerintah Pusat mejanjikan akan mengalokasikan DAK untuk pembangunan jalan Pateng- Kedindi tahun 2022 ini.

Namun karena dilanda Covid-19,   DAK tersebut tidak direalisasikan, sebab anggaran di kementerian juga berkurang cukup banyak. Akibatnya, DAK untuk pembangunan jalan Provinsi NTT ditunda ke tahun 2023.

“Waktu kunjungan teman-teman DPR bulan ke sini, kita jelaskan hal yang sama,” jelas Fredy.

“Kalau DAK tidak ada tahun depan, kita menggunakan DAU (untuk pembangunan jalan Pateng-Kedindi),” tambah dia.

Penulis: Ardy Abba

Fredi Mui Julie Laiskodat Julie Sutrisno Laiskodat Kabupaten Manggarai Manggarai
Previous Article740 Mahasiswa Unika Ruteng Siap Terjun KKN di Mabar
Next Article Kejari Manggarai Enggan Terlibat dalam Penertiban Lahan Nanga Banda

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.