Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mantan Pemain ETMC: Sepak Bola itu Seni
Regional NTT

Mantan Pemain ETMC: Sepak Bola itu Seni

By Redaksi29 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saturminus Jawa (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Saturminus Jawa, mantan pemain El Tari Memorial Cup (ETMC) mengatakan, sepak bola itu adalah seni.

Menurutnya, Seni dalam sepak bola akan membuat semua orang jatuh cinta dan terpukau ketika pemain bola melakukan skilk tanpa harus mencedrai lawan.

“Permainan indah dan cantik membuat penonton dan semua orang yang menyaksikan pertandingan akan jatuh cinta walapun tim itu kalah, sehingga sportifitas dan seni dalam permainan harus diutamakan agar sepak bola NTT menjadi tempat orang berwisata dan rekreasi,” kata pria yang akrab disapa Cristan itu kepada VoxNtt.com, Kamis (29/09/2022).

Mantan pemain Persena Nagekeo ETMC pada tahun 2008 silam itu menegesakan sportivitas di lapangan harus ditunjukan oleh wasit agar setiap pluit yang berbunyi menjadi tanda keadilan untuk tidak memihak salah satu tim.

“Sehingga semua komponen dalam pertandingan sepak bola tidak merasa dirugikan. sehingga semua yang penonton dan tim yang kalah dan menang merasa sepak bola NTT menjadi  berkualitas dan berwibawa,” pungkas mantan pemain Persena Nagekeo piala Gubernur tahun 2007 itu.

Cristian menambahkan, dalam sepak bola supporter juga menjadi salah satu faktor yang sangat penting karena pertandingan sepak bola tanpa penonton ibarat sayur tanpa garam.

“Karena pemain dilapangan akan bersemangat dan menunjukan skil -skil cantik apabila ada penonton yang memberikan dukungan yang kuat dengan berbagai kreatifitas diluar lapangan yang baik,” ujarnya.

Saturminus berharap agar kedua Tim Yang melaju ke babak Final antara Perse Ende  dan Persembata Lembata tetap menjaga sportivitas.

“Dan saya sangat berharap agar kedua tim ini yang masuk final bisa menjaga keakraban dalam pertandingan dengan memberikan permainan yang cantik agar semua bisa menikamati keidahan dalam lapangan,” harap bakal calon DPRD Provinsi NTT dari dapil NTT V itu.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleKemkominfo Gelar Workshop Pengembangan Diri dan Kualitas Digital Anak Muda Papua dan Labuan Bajo
Next Article Breaking News: Diduga Curi HP Milik Pelajar SMA, Tim Buser Polres TTU Bekuk Seorang Pemuda

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.