Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Melki Laka Lena Sebut Tingkat Stunting di Kota Kupang Rendah
KESEHATAN

Melki Laka Lena Sebut Tingkat Stunting di Kota Kupang Rendah

By Redaksi9 Desember 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Melki Laka Lena Sebut Tingkat Stunting di Kota Kupang Rendah
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena saat pose bersama warga Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang usai Kampanye Percepatan Penurunan Stunting, Jumat, 9 November 2022 (Foto: VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades menyebut tingkat stunting di Kota Kupang masih rendah, dibandingkan dengan beberapa daerah di NTT.

“Yang kita bersyukur sekali adalah karena Kota Kupang ini termasuk tingkat stuntingnya itu termasuk angkanya rendah,” kata Melki Laka Lena saat Kampanye Percepatan Penurunan Stunting di Kelurahan Boipoi, Kota Kupang, Jumat (09/12/2022).

Politisi Golkar itu merasa bersyukur karena Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT, sehingga akses untuk berbagai hal sangat mudah. Termasuk soal penanganan stunting.

“Kita bersyukur sekali karena di sini ibu kota provinsi. Jadi, akses-akses berbagai hal lebih mudah,” ujarnya.

Ia menegaskan, sesuai data nasional, NTT peringkat tertinggi stunting di Indonesia.

“Jadi, seluruh Indonesia Bapa, Mama sekalian, NTT ini paling tinggi angkanya,” katanya.

Sementara di NTT sendiri, kata Melki, angka stunting paling adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Menurutnya, kalau ada dua orang anak di TTS salah satunya stunting.

“Paling tinggi itu di TTS. Angkanya paling jelek. Ini menjadi perhatian kita. Di Timor Tengah Selatan itu kita tangani lebih serius,” tegasnya.

Melki menambahkan, orang kaya, orang punya jabatan, orang yang dianggap hebat saja belum tentu anaknya tidak kena stunting.

“Pangkat apapun modelnya, mau dia punya orangtuanya kaya sejauh dia punya anak di rumah itu tidak diurus dengan baik, anaknya pasti stunting,” katanya.

Salah satu Kader Posyandu Kelurahan Bonipoi, Aida mengatakan jumlah anak-anak stunting di kelurahan tersebut berjumlah sekitar 10 orang.

“Kalau di datanya itu jumlah stunting di Kelurahan Bonipoi sekitar 23 orang. Setelah kita cek di lapangan jumlahnya tidak seperti itu,” kata Aida menjawab pertanyaan Melki Laka Lena soal jumlah stunting di kelurahan Bonipoi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Melki Laka Lena Stunting
Previous ArticleKompak Indonesia Desak Polda NTT Tangkap Terduga Pelaku Penyeludupan BBM
Next Article Mulai Digelar, 612 Nakes di Manggarai Barat Ikut Seleksi PPPK Tahun 2022

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.