Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Cuaca Ekstrem Landa NTT Sepekan ke Depan, Masyarakat Diimbau Waspada
NTT NEWS

Cuaca Ekstrem Landa NTT Sepekan ke Depan, Masyarakat Diimbau Waspada

By Redaksi30 Desember 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kalak BPBD NTT, Ambrosius Kodo dan Kepala BMKG NTT Agung Sudiono saat menyampaikan prakiraan cuaca di NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang akan melanda Provinsi NTT, selama satu minggu ke depan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, Kamis (29/12/2022) petang.

Agung menjelaskan, cuaca ekstrem saat ini melanda seluruh wilayah di Indonesia, terutama Provinisi Jawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi NTT.

“Cuaca ektrem itu melanda seluruh Indonesia, terutama Jabortabek, Jawa seluruhnya, NTB dan NTT itu cuaca ekstrem,” paparnya.

Untuk siklon badai sendiri, demikian Agung,  pihaknya terus memonitoring. Menurutnya, badai tidak serta merta muncul secara langsung.

Dia mencontohkan, sebelumnya tanggal 24-25 Desember 2022, Provinsi NTT seluruhnya merasakan dampak dari bibit siklon tropis tersebut yaitu dengan hujan lebat dan petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Namun dirinya mengatakan, bibit tropis siklon tersebut berhasil kembali ke Negara Australia.

Menurutnya, puncak musim penghujan jatuh pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023.

“Itu secara klimatologis, hampir seluruh wilayah NTT sudah masuk musim penghujan,” jelasnya.

Sedangkan, menurutnya berdasarkan prediksi kondisi global dan perkiraan hujanitas secara regional dan prehabilistik model yang diperkirakan BMKG, yaitu potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah NTT selama periode sepekan ke depan.

“Jadi hujan berpotensi dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah di NTT. Ingat, tujuh hari ke depan,” imbuhnya.

Mengatasi cuaca ekstrem menurutnya BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait waspada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Hujan ini juga disertai angin kencang berdurasi singkat, yang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT.

Sedangkan, selain itu dia menghimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi peningkatan kecepatan angin sekira 45 kilometer per jam di wilayah NTT.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTT, Ambrosius Kodo mengatakan  pihaknya selalu siap siaga untuk menghadapi cuaca ekstrem pada beberapa hari ke depan.

Menurut Ambros, cuaca ekstrem saat ini seperti hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang bisa menimbulkan banjir dan longsor serta angin kencang.

“Saya gunakan bahasa yang positif, cuaca ekstrem saat ini seperti hujan yang melimpah yang bisa menimbulkan banjir dan angin yang kencang,” jelas Ambros.

Menurutnya, sejauh kni BPBD Provinsi NTT  sudah mengingatkan serta mengarahkan pemerintah Kabupaten/Kota sejak BMKG merilis perkiraan awal musim hujan di Oktober 2022.

“BPBD Provinsi NTT sudah mulai melakukan upaya-upaya untuk terus menginformasikan kepada masyarakat melalui surat edaran yang ditandatangani oleh wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi,” paparnya.

Sedangkan, menyikapi berita prakiraan cuaca pihaknya terus melakukan pengurangan risiko.

“BPBD Provinsi NTT sudah mulai mengingatkan dan mengarahkan seluruh  pemerintah kab kota  melalui surat edaran. Kita butuh ketenangan dan kesiap siagaan. Terlebih  bagi saudara yang tinggal dan menetap di daerah rawan bencana.  Sejak bulan November BPBD sudah siagakan pusat informasi. Memastikan ketersediaan logistik. Kami ingatkan posko siaga darurat,” tukas Ambros.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT BMKG NTT BpBD NTT
Previous ArticlePuluhan Anak Ikuti Sunatan Massal Gratis dari Santri Dukung Ganjar NTT
Next Article Selama Tahun 2022, Sejumlah Program Telah Dijalankan PT Flobamor

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.