Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Dukung Kebijakan Perlindungan PMI, Penjabat Gubernur NTT Sampaikan Terima Kasih ke DPRD
Human Trafficking NTT

Dukung Kebijakan Perlindungan PMI, Penjabat Gubernur NTT Sampaikan Terima Kasih ke DPRD

Menurut Ayodhia, persoalan yang melilit PMI asal NTT sangat kompleks.
By Redaksi22 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ayodhia G. L. Kalake saat menghadiri Rapat Paripurna ke-3 masa persidangan 1 Tahun Sidang 2023 - 2024 di ruang sidang utama DPRD Provinsi NTT pada Kamis (21/09/2023) (Foto: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake menyampaikan terima kasih atas dukungan fraksi di DPRD NTT terhadap kebijakan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal provinsi itu.

Menurut Ayodhia, persoalan yang melilit PMI asal NTT sangat kompleks. Sebab itu, dalam penanganannya perlu kolaborasi yang kuat dari semua elemen pemangku kepentingan.

“Di dalam masyarakat pada semua tingkatan baik provinsi maupun kabupaten/ kota,” ujar Ayodhia saat menghadiri Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan 1 Tahun Sidang 2023 – 2024 di ruang sidang utama DPRD Provinsi NTT pada Kamis (21/09/2023).

Ia mengatakan, pemerintah terus berupaya dengan stakeholder terkait melakukan pelayanan dari aspek pencegahan pemberangkatan PMI secara illegal.

Juga, lanjut dia, telah dilakukan pencegahan, dan penanganan masalah PMI asal NTT melalui posko pencegahan calon PMI non-prosedural, baik di dalam wilayah NTT khususnya di Bandara El Tari Kupang dan Pelabuhan Tenau Kupang.

Kemudian, peningkatan koordinasi untuk pencegahan di semua wilayah kabupaten/kota se-NTT bersama dengan Pokja  Penindakan Hukum di Polda NTT.

“Ada juga kerja sama pencegahan dan penanganan PMI asal NTT bermasalah di luar wilayah NTT dengan pemerintah daerah dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di daerah perbatasan,” tambah Ayodhia.

Sebelumnya, ia melaporkan data bahwa sepanjang tiga tahun terakhir setidaknya ada 1.226 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT ke luar negeri.

Ia mengaku jumlah ini belum termasuk PMI yang mengais rezeki ke luar negeri secara ilegal atau non-prosedural.

Pada kurun waktu yang sama, PMI non-prosedural asal NTT yang dipulangkan meninggal dunia sebanyak 335 orang.

“Sedangkan, jumlah tenaga kerja non-prosedural yang berhasil kita cegah, tangkap dan pulangkan ke daerah asal adalah sebanyak 350 orang,” beber Ayodhia saat menghadiri pengukuhan dan pembekalan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia “Kawan PMI”  di Aston Hotel Kupang & Convention Center, pada  Selasa, 19 September 2023.

Menurut dia,  NTT adalah salah satu daerah pengirim PMI yang cukup besar. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti tingkat kemiskinan yang masih tinggi, tingkat pendidikan yang masih rendah, kesempatan kerja yang masih terbatas, serta iming-iming gaji yang tinggi dalam kurs mata uang asing. [VoN]

Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake Ayodhia GL Kalake DPRD NTT Human Trafficking Pekerja Migran Indonesia Pemprov NTT PMI PMI NTT
Previous ArticleResmi Pimpin Famara, Advokat Gusty Dawarja Ingin Perkuat Kapasitas Anggota Hadapi Era Digital
Next Article Gaet Minat Investor, PT KIB Harus Desain Master Plan yang Baik

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.