Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hipmi Mabar Ajak BTNK Berkolaborasi dalam Penataan Pink Beach
Regional NTT

Hipmi Mabar Ajak BTNK Berkolaborasi dalam Penataan Pink Beach

By Redaksi29 April 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hipmi Mabar pose bersama kepala BTNK usai melakukan audiensi, Senin (29/04/2024)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Manggarai Barat (Hipmi Mabar) melakukan audiensi bersama Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga, Senin (29/04/2024).

Dalam audiensi tersebut, Hipmi Mabar mengajukan agar bisa berkolaborasi dalam penataan pantai serta para pedagang yang ada di Pantai Pink Beach kepada Balai Taman Nasional Komodo.

Ketua umum Hipmi Mario Pranda yang diwakili oleh Bendahara Umum Rachmat Julio mengatakan, hal yang ditawarkan Hipmi Mabar berangkat dari kecemasan bersama melihat Pink Beach yang ada di area Taman Nasional Komodo saat ini terlihat sangat kotor dan tidak terurus.

“Banyak keluhan dari para wisatawan tentang sampah yang kian menumpuk di sekitar Pink Beach. Selain wisatawan, baru-baru ini ada juga kritik dari influencer kondang Indonesia Arief Muhammad dan Tiara Pangestika, mereka pun ikut serta dalam aksi bersih-bersih sampai pada tgl 24 April 2024 di pantai Pink Beach,” ujar Julio dalam pertemuan tersebut.

Selain sampah yang berserakan di sekitar area Pink Beach, kata dia, kini juga semakin banyak stan-stan pedagang yang tidak terurus membuat pemandangan di area wisata Pink Beach kurang menarik.

Julio menjelaskan, masalah sampah dan stan-stan pedagang di Pink Beach ini sudah berlangsung sejak tahun 2020, dan hingga saat ini belum mendapatkan perhatian khusus.

Ada sejumlah solusi yang Hipmi tawarkan, kata dia, yaitu memperbanyak petugas kebersihan di area Pink Beach.

“Selain itu juga memperbanyak tempat pembuangan sampah di area Pink Beach,” tegasnya

Julio menyarankan agar dibuatkan aturan khusus untuk para pedagang yang ada di area Pink Beach agar bisa lebih tertata.

“Harus diberikan sosialisasi kepada para pedagang dan masyarakat sekitar Pink Beach dan memberikan bantuan berupa penataan warung-warung untuk para pedagang, dengan mengedepankan konsep sustainable tourism,” jelasnya.

Julio menambahkan, jika BTNK mengindahkan ajakkan berkolaborasi bersama, maka penataan itu akan didanai oleh kocek pelaku wisata.

Sementara itu, Ketua Bidang Koperasi, UMKM dan Pengembangan Start Up Vincentius Felix mengatakan, jika kolaborasi itu dilakukan dirinya memastikan daya jual dan penataan ulang serta upgrade penjualan akan meningkat dan menarik wisatawan bisa mau ke sana untuk belanja.

“Dari sisi mereka, mereka punya level up dari pembinaan, branding produksi, promosikan barang,” ujar Vinsen.

Ia menambahkan, akan memberikan training kepada pedagang atau pengrajin sehingga Hipmi Mabar juga bisa bekerja sama dengan pedagang atau pengrajin UMKM agar produk mereka bisa dipasarkan.

Menanggapi ajak kolaborasi tersebut, Kepala BTNK Hendrikus Rani Siga menyambut baik sembari mendapatkan gambaran yang utuh terkait rencana tersebut.

“Saya mau agendakan pertemuan lanjutan, biar bisa mendapatkan gambaran yang utuh,” ungkapnya

Penulis: Sello Jome

BTNK HIPMI Mabar Long Pink Beach Mario Pranda Rachmat Julio Taman Nasional Komodo
Previous ArticleWajah Manggarai Jelang Pilkada 2024 dan Tantangan 70 Ribu Jiwa Angka Kemiskinan
Next Article Sekilas tentang Budaya Pesta Sekolah di Manggarai: Anggur Lama dalam Kemasan Baru 

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.