Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Garda Edi-Weng Welak Soroti Kerja Penyelenggara Pemilu
Pilkada

Garda Edi-Weng Welak Soroti Kerja Penyelenggara Pemilu

By Redaksi26 Oktober 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Garda Edi-Weng Welak, Jen Warat (Foto: Dok. Pribadi/HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-  Gerakan Pemuda (Garda) pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Edistasius Endi dan Yulianus Weng (Edi-Weng) menyoroti kerja penyelenggara Pemilukada di Manggarai Barat.

Kritikan ini bermula dari pemasangan atribut kampanye yang dinilai tidak memperhatikan etika di bebeberapa tempat.

“Penyelenggara baik Bawaslu maupun KPU seharusnya jangan ceroboh dalam pemasangan atribut kampanye pasangan calon,” kata anggota Garda Edi Welak, Jen Warat, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Jen menerangkan, pemasangan atribut kampanye yang dilakukan oleh penyelenggara merendahkan dan merugikan Paslon Edi-Weng.

Oleh karena itu, ia mendesak kepada KPU maupun Bawaslu agar segera menertibkan atribut kampanye yang dipasang tidak sejajar.

“Saya minta penyelenggara agar segera perbaiki itu, jangan penyelenggara yang memprovokasi pemilu ini menjadi rusak,” katanya.

Ia juga meminta KPU dan Bawaslu harus benar-benar netral. Tidak boleh tebang pilih dalam menyikapi informasi.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Manggarai Barat Krispianus Bheda memberikan apresiasi kepada tim Paslon nomor 2 yang telah memberikan catatan terkait kinerja KPU.

“Kami memberikan apresiasi kepada pasangan calon yang memberikan catatan-catatan kritis seperti ini. Memberikan masukan dan data tersebut. Apa tujuannya? Untuk memastikan penyelenggaraan pemilu pemilihan kepala daerah Manggarai Barat berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut dia, dalam proses pemasangan baliho, KPU Mabar selalu berlaku adil, dan tidak ingin menimbulkan konflik ataupun mendiskriminasi salah satu pasangan calon.

“Sama sekali tidak karena memang dipasang sudah memenuhi syarat, kemudian yang berikut selama dia tidak keluar dari lokasi itu kemudian bisa dilihat dan seterusnya,” jelasnya

“Nah kami juga sudah mendapat masukan ini, kami juga sudah mendapat masukan dari pasangan calon dan kami juga sudah meneruskan itu kepada penyelenggara kami di tingkat bawah yaitu PPK dan PPS untuk memasang secara berjajar lagi supaya untuk apa namanya memberikan ruang keadilan sebagaimana dimintai itu sudah kita lakukan dan meminta kepada PPK dan PPS untuk memasang secara berjajar,” tambahnya.

Penulis: Sello Jome

Edi-Weng KPU Mabar Pilkada Mabar Pilkada Mabar 2024 Relawan Garda Muda Edi-Weng
Previous ArticlePeringati Hari Sumpah Pemuda, IFG Gelar Talkshow Pemuda Berkarya
Next Article Pemuda Katolik Dorong Masalah Perdagangan Orang di NTT Jadi Perhatian

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.