Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bank NTT Rekrut Komisaris, Kesepakatan dengan DPRD Diabaikan
NTT NEWS

Bank NTT Rekrut Komisaris, Kesepakatan dengan DPRD Diabaikan

By Redaksi16 Januari 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi III DPRD NTT, Yohanes De Rosari (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Seleksi komisaris di Bank NTT sebelumnya beredar melalui surat rekrutmen. Proses ini menyalahi kesepakatan dengan DPRD NTT. Bank NTT sebelumnya sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPRD NTT.

DPRD NTT merasa aneh karena dalam RDP dengan manejemen Bank NTT sebelumnya, sudah disepakati agar proses rekrutmen jabatan di Bank NTT menunggu pelantikan gubernur dan wakil gubernur baru.

“Saya kaget baca berita itu. Ada apa ini? Dalam RDP (rapat dengar pendapat) sebelumnya, kami sudah minta agar seluruh proses rekrutmen jabatan di Bank NTT menunggu gubernur-wakil gubernur baru,” kata Ketua Komisi III DPRD NTT, Yohanes De Rosari, Kamis, 16 Januari 2025.

De Rosari meminta agar manajemen Bank NTT agar menghentikan seluruh proses rekrutmen jabatan-jabatan BUMD di NTT sambil menunggu gubernur-wakil gubernur dilantik.

“Kenapa terburu-buru? Ada apa ini? Pelantikan gubernur-wakil gubernur NTT kan tidak sampai sebulan lagi. Kita tunggu saja gubernur baru. Apalagi BUMD ini modal utamanya dari pemerintah daerah. Apalagi gubernur adalah pemegang saham pengendali di Bank NTT,” kata wakil rakyat dari Partai Golkar itu.

De Rosari juga menyesalkan manajemen Bank NTT yang kembali mengumumkan perpanjangan rekrutmen Komisaris Bank NTT, padahal sudah diingatkan tim transisi.

“Tim transisi juga sudah ingatkan agar semua proses rekrutmen jabatan-jabatan di provinsi menunggu gubernur-wakil gubernur yang akan segera dilantik,” tegas De Rosari.

Ia menyebut jabatan-jabatan di lingkup Pemda NTT, terutama di BUMD, rekrutmennya diserahkan kepada gubernur-wakil gubernur yang baru.

Di antaranya Dirut dan Komisaris PT Flobamor,  Dirut dan Komisaris PT Kawasan Industri (KI) Bolok.

“Karena modal perusahaan daerah ini hampir seratus persen dari Pemda NTT,” kata De Rosari.

Sebelumnya, Gubernur NTT terpilih, Melki Laka Lena, menegaskan tidak tahu dan tidak atas persetujuan Melki-Johni  beredarnya surat pengumuman rekrutmen Komisaris Bank NTT.

“Tidak ada persetujuan dari kami. Saya dan Pak Johni sepakat bahwa semua proses pengisian pejabat di BUMD maupun Pemda baru akan diproses setelah pelantikan kami,” ujar Melki dengan tegas, Rabu, 15 Januari 2025.

Seperti diketahui, surat tersebut mengumumkan perpanjangan pendaftaran untuk sejumlah jabatan penting di Bank NTT, termasuk Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Utama.

Periode pendaftaran awal berlangsung pada 19–25 November 2024 dan 26 November–3 Desember 2024. Sementara perpanjangan pendaftaran dibuka pada 31 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

Melki dan Johni, yang dijadwalkan dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur NTT pada awal Februari 2025, sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk menata ulang tata kelola BUMD dan memastikan proses seleksi pejabat dilakukan secara transparan dan profesional.

Melki memastikan akan mengevaluasi langkah-langkah yang telah diambil terkait pengumuman rekrutmen tersebut setelah dirinya resmi menjabat.

“Kami akan pastikan proses pengisian pejabat ini dilakukan dengan prinsip transparansi dan kepatutan, sesuai dengan visi kami untuk membangun NTT yang lebih baik,” tegasnya.

Penulis: Ronis Natom

Bank NTT DPRD NTT Ketua Komisi III DPRD NTT Yohanes De Rosari
Previous ArticleSungai Waepesi Reo Makan Korban, Pelajar Asal Benteng Rampas Tenggelam
Next Article OKP Manggarai Raya Gelar Aksi Bersih Sampah di Pantai Oesapa

Related Posts

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.