Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Koepan Festival 2025: Dukungan untuk UMKM dan Kebudayaan Kota Kupang
Regional NTT

Koepan Festival 2025: Dukungan untuk UMKM dan Kebudayaan Kota Kupang

By Redaksi12 April 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wali Kota, dr. Christian Widodo dan Wali Kota Kupang, Serena Francis saat menikmati jajanan di stan UMKM (Foto: Humas Pemkot)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka Koepan Festival 2025 yang diselenggarakan di Alun-alun Kota Kupang pada Jumat malam, 11 April 2025.

Festival ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta pelestarian budaya di Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Christian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya festival yang bertujuan memperkenalkan dan mengembangkan potensi UMKM dan budaya lokal tersebut.

Ia juga menekankan bahwa Koepan Festival bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi dari misi Pemkot Kupang untuk membangun ekonomi kota berbasis UMKM dan kebudayaan.

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini ejawantah nyata dari misi kami, membangun ekonomi Kota Kupang yang kuat, kompetitif, berbasis UMKM dan budaya,” ungkapnya.

Selain itu, Wali Kota Kupang juga mengumumkan rencana revitalisasi Taman Nostalgia sebagai pusat aktivitas publik. Taman tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum, seperti toilet, arena bermain anak, serta ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda.

Konsep Car Free Night dan Sunday Market akan diterapkan di area taman tersebut, yang diharapkan dapat menjadi ruang untuk beraktivitas dan berekspresi bagi masyarakat Kota Kupang.

“Taman harus bernyawa. Bukan hanya cor-coran dan pohon. Tapi tempat di mana orang bisa beraktivitas, berekspresi, dan mencipta,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Christian juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik selama maupun setelah festival berlangsung.

Ia menginformasikan bahwa Pemkot Kupang sedang menyusun roadmap pengelolaan sampah tingkat RT, dengan lebih dari 1.300 tempat sampah yang akan disediakan di seluruh wilayah kota.

Selain itu, sanksi sosial akan diberlakukan bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margarita Salean, dalam laporannya menyampaikan bahwa Koepan Festival merupakan sarana pelestarian nilai-nilai budaya lokal sekaligus media regenerasi budaya kepada generasi muda.

“Dalam keberagaman budaya dan seni di Kota Kupang, kita menemukan kekuatan dan keunikan yang menjadi daya tarik tersendiri. Festival ini adalah panggung untuk menampilkan warisan budaya dalam wajah kekinian,” ujarnya.

Koepan Festival 2025 yang mengusung tema “Culture Inspires, Youth Revives, Budaya Menginspirasi, Generasi Muda Menghidupkan” ini berlangsung selama dua hari, menampilkan dua kegiatan utama: Lomba Fashion Show Anak dan Remaja serta Lomba Tari Kreasi Daerah NTT yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Kupang.

Festival ini juga dimeriahkan dengan Local Expo yang melibatkan 50 pelaku UMKM dan pertunjukan seni dari berbagai sanggar seni.

Setelah membuka acara, Wali Kota Kupang bersama Wakil Wali Kota dan Forkopimda berkesempatan untuk menari tebe bersama para penari dari salah satu sanggar seni. Selain menikmati berbagai pertunjukan seni dan atraksi dari peserta festival, mereka juga berkunjung dan membeli produk-produk UMKM yang dijual oleh warga.

Koepan Festival 2025 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-139 Kota Kupang dan 29 tahun sebagai daerah otonom.

Penulis: Ronis Natom

Christian Widodo dr. Christian Widodo Koepan Festival 2025 Kota Kupang Wali Kota Kupang
Previous ArticleWagub NTT: PLBN Napan Simbol Kedaulatan dan Motor Penggerak Ekonomi Perbatasan
Next Article Kunjungi Bendungan Wirase, Gubernur NTT: Ngada Punya Potensi Swasembada Pangan

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.