Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Menteri KKP Tinjau Warloka Pesisir, Siap Kembangkan Kampung Nelayan Modern Berkelas Dunia
NTT NEWS

Menteri KKP Tinjau Warloka Pesisir, Siap Kembangkan Kampung Nelayan Modern Berkelas Dunia

By Redaksi4 Juni 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono saat diwawancarai awak media dalam kunjungannya ke Desa Warloka Pesisir, Selasa, 6 Juni 2025
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kampung Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 3 Juni 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono menyatakan bahwa Warloka Pesisir dinilai layak menjadi bagian dari program nasional Kampung Nelayan Merah Putih, yang bertujuan mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif, dan berdaya saing tinggi.

“Ini salah satu kandidat kampung yang layak untuk kami bangun,” ujar Trenggono.

Menurutnya, Pemerintah Pusat siap menggelontorkan pembangunan infrastruktur maritim berstandar internasional di kawasan tersebut.

Hal ini karena mayoritas warga Warloka Pesisir bermata pencaharian sebagai nelayan, sehingga memenuhi syarat sebagai lokasi pengembangan Kampung Nelayan Modern 2025.

Trenggono mengungkapkan, kampung ini nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas nelayan modern seperti dermaga permanen, gudang pendingin (cold storage), pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN), bengkel kapal, serta pusat kuliner hasil laut. Semua fasilitas tersebut akan dibangun secara terintegrasi dan modern.

“Bayangannya seperti yang bagus-bagus di luar negeri. Kita sudah punya modelnya di Biak. Kalau teman-teman mau lihat, bisa ke sana. Dari kondisi yang dulunya sangat jelek, sekarang sudah jadi bagus sekali,” tambahnya.

Lebih dari itu, Menteri Trenggono juga menyoroti potensi wisata yang dimiliki Warloka Pesisir.

Ia menyebut, pengembangan desa ini akan selaras dengan kawasan wisata, menciptakan lingkungan yang bersih, menarik, dan layak dikunjungi.

“Intinya nanti tempat ini akan berubah. Kalau ada pengunjung datang, ikannya segar, tempatnya bersih, tidak bau. Karena masuk zona pariwisata, ini penting,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik rencana pemerintah pusat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan perencanaan yang matang agar pembangunan infrastruktur benar-benar tepat guna.

“Kita akan diskusi bersama. Selain dari dinas, saya juga libatkan orang teknis yang paham, supaya begitu dibangun langsung jadi bagus, tidak coba-coba,” kata Bupati Edi.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten siap mendukung dengan membangun jalan penghubung ke Kampung Warloka Pesisir dalam waktu dekat.

“Jalan nanti kita kerjakan, satu setengah bulan dari sekarang,” tambahnya.

Bupati Edi menekankan bahwa Warloka Pesisir tidak hanya kaya akan potensi ekonomi kelautan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Ia mengungkapkan bahwa Warloka dulunya merupakan pelabuhan kuno internasional yang pernah disinggahi pedagang dari Tiongkok, Vietnam, hingga Eropa.

“Selain potensi perikanan, Warloka menyimpan nilai historis yang luar biasa,” ujarnya.

Bukti nyata sejarah tersebut, kata Edi, terlihat dari temuan keramik kuno saat pembangunan jalan dua tahun lalu.

Selain itu, di desa ini juga terdapat situs megalitik Batu Meja, yang masih dijaga oleh masyarakat dan menjadi bagian penting dari identitas budaya lokal.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleBawaslu Manggarai Beri Penghargaan ke Pemkab, Apresiasi Dukungan Pilkada 2024
Next Article DPRD Minta Masyarakat Warloka Pesisir Dukung Rencana Pemerintah Pusat

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.