Maumere, VoxNTT.com – Tim SAR Gabungan Maumere berhasil mengevakuasi jasad Tomasine Bura, lansia 63 tahun, warga Desa Wuliwutik Nilo, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
Nenek malang itu ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia pada sebuah tebing curam sedalam 100 meter dengan kemiringan 70 – 80 derajat di hutan Wuliwutik, sekira berjarak satu kilometer dari rumahnya.
Sejak dilaporkan menghilang sejak Jumat, 18 Juli 2025, keberadaan Tomasine Bura memang sangat sulit diendus. Pencarian mandiri oleh pihak keluarga selama empat hari serta pencarian dengan melibatkan Tim SAR Gabungan Maumere selama lima hari tak bisa menemukan keberadaan Tomasine Bura.
Fathur Rahman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC) sebelumnya berharap agar dapat menemukan Tomasine Bura dalam kondisi selamat.
Namun, harapan tersebut pupus setelah sekira pukul 17.00 Wita Minggu, 27 Juli 2025, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima telepon dari keluarga korban bahwa lansia berusia 63 Tahun itu telah ditemukan pihak keluarga dalam kondisi telah meninggal dunia.
” Korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tim langsung digerakkan ke lokasi penemuan korban,” ujar Fathur.
Proses evakuasi jasad Tomasine Bura baru berhasil dilakukan pada pukul 18.00 Wita di antara medan terjal dan curam.
Jasadnya kemudian disemayamkan di rumah duka di Desa Wuliwutik Nilo, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
“Kami sangat berbelasungkawa atas kejadian ini kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan,” kata Fathur.
Fathur juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan yakni Tim Rescue Kantor SAR Maumere, PMI Sikka, Kodim 1603 Sikka, Polres Sikka,pihak keluarga, BPBD Sikka, Dinas Sosial Sikka, serta Aaparat Desa Wuluwutik aras kerja sama dan sinergisitas sehingga operasi SAR pencarian Almarhum Tomasine Bura membuahkan hasil.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

