Oelamasi, VoxNTT.com – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, resmi dibentuk sejak 12 April 2025. Pembentukan koperasi ini telah tercatat secara sah dalam akta pendirian.
“Diresmikan secara nasional dari 80 ribu KDLURAH MP se Indonesia,” ujar Kepala Desa Penfui Timur, Zem Tafoki kepada VoxNtt.com, Selasa, 5 Agustus 2025.
Kepala Desa Zem menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian KDMP Penfui Timur yang berhasil meraih peringkat kedua terbaik secara nasional.
Menurutnya, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat desa.
Dalam pengelolaannya, KDMP Penfui Timur menjalankan usaha di tiga bidang utama, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan.
“Bidang pertanian yakni lahan basah yaitu Tani Sawa dan lahan kering tani berkebun (hortikultura),” katanya.
Untuk sektor peternakan, KDMP mengelola berbagai jenis ternak yang telah beroperasi sejak 2014.
“Sedangkan bidang peternakan yaitu; babi, sapi bibit, paron, kambing, babi, ayam potong, ayam bertelur, ayam KUB yang sudah beroperasi sejak tahun 2014 hingga sekarang,” jelasnya.
Sementara itu, sektor perikanan mencakup berbagai jenis ikan darat.
“Bidang perikanan yaitu; ikan darat seperti ikan lele, gabus, ikan papin, nila hitam, nila mas, ikan tawes, belut merah, belut putih, dan belut hitam,” ujarnya.
Untuk mendukung pemasaran produk dari ketiga bidang usaha tersebut, KDMP Penfui Timur telah memiliki enam gerai.
“Target pengelolaan ada 6 gerai yaitu, cold storage, sembako, klinik, apotik, simpan pinjam, dan logistik,” katanya.
Meskipun telah meraih peringkat kedua terbaik secara nasional, Kades Zem menegaskan, keberhasilan koperasi tidak lepas dari peran serta semua pihak, khususnya pengurus dan pengawas.
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan koperasi.
“Jujur menyampaikan hal-hal yg baik dan penting dan kerja keras dan tidak menyerah serta lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi,” katanya.
Kades Zem juga berharap keberadaan KDMP Penfui Timur dapat berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Namun, ia mengakui bahwa saat ini KDMP belum memberikan pemasukan langsung ke PADes karena tidak didanai dari Dana Desa.
“KDMP berdiri sendiri, tidak dari Dana Desa maka, tidak ada pemasukan untuk PADesa,” jelasnya.
Ia pun berharap agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, terus memberikan dukungan terhadap koperasi yang telah dibentuk, khususnya KDMP Penfui Timur.
“Harapan dari pihak pemerintah desa agar pemerintah dari pusat sampai ke daerah, tetap mendukung, mendorong semua koperasi yang sudah dibentuk, lebih khusus KDMP Penfui Timur supaya lebih maju meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga masyarakat hidup mandiri, maju dan sejahtera,” tutupnya.
Penulis: Ronis Natom

