Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»BPIP dan DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Sumba Timur
NTT NEWS

BPIP dan DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Sumba Timur

By Redaksi7 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
BPIP dan Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang gelar sosialisasi Pancasila di Waingapu, Sumba Timur (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Waingapu, VoxNTT.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Umbu Rudi Kabunang, menggelar kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 6 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat daerah, khususnya generasi muda yang menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa.

Dalam sambutannya, Umbu Rudi menekankan pentingnya membumikan Pancasila hingga ke tingkat akar rumput.

Ia menyoroti tantangan yang muncul akibat derasnya arus globalisasi dan informasi digital yang, jika tidak diimbangi dengan penguatan ideologi bangsa, berpotensi melemahkan fondasi kebangsaan.

“Konflik di Timur Tengah, Eropa, dan belahan dunia lain bisa ikut memengaruhi cara berpikir masyarakat Indonesia. Karena itu, kita harus menjaga rumah kita: Indonesia, NTT, dan Sumba Timur. Pancasila adalah bentengnya,” ujar Umbu Rudi di hadapan hampir 400 peserta dari berbagai kalangan.

Ia juga mengungkapkan, saat ini DPR RI sedang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang BPIP sebagai upaya memperkuat kelembagaan tersebut.

“Kami ingin BPIP memiliki kewenangan lebih luas agar bisa menjangkau hingga desa-desa, sekolah, dan komunitas-komunitas kecil,” katanya.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor DPD II Partai Golkar Sumba Timur ini diawali dengan tarian Paaka, tarian penyambutan khas Sumba, serta pertunjukan tarian kolosal oleh anak-anak muda dari sanggar seni lokal.

Menurut Umbu Rudi, kehadiran seni budaya tersebut mencerminkan keterkaitan erat antara Pancasila dan kearifan lokal.

Dari pihak BPIP, Kepala Biro Pengawasan Internal, Purno Utomo, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kehidupan sosial masyarakat Sumba Timur.

“Sumba Timur menjadi bukti bahwa Pancasila tidak hanya hidup dalam dokumen kenegaraan, tetapi nyata dalam keseharian masyarakat. Ini yang ingin kami dorong terus,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dampak dari ketiadaan pendidikan ideologi pasca-Reformasi 1998, yang menyebabkan generasi muda semakin jauh dari pemahaman nilai-nilai Pancasila.

“Sekarang banyak anak yang tidak hafal Pancasila, bahkan tidak tahu lambang-lambangnya. Ini pekerjaan besar kita bersama,” katanya.

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh kuis interaktif tentang lima sila Pancasila, serta penyampaian materi dari sejumlah tokoh lokal.

Pendeta Abraham Litinau membahas peran agama dalam memperkuat nilai kebangsaan, sementara tokoh muda Herman Hilungara dan Umbu Aryad mengajak generasi muda membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Secara khusus, Umbu Aryad mendorong agar DPRD dan pemerintah daerah menyusun peraturan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Perda harus berpihak pada keadilan sosial, kesetaraan, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menjelang penutupan kegiatan, Umbu Rudi menyampaikan pesan kuat kepada seluruh peserta untuk terus menjaga ideologi bangsa.

“Sumba Timur harus berdiri di garis depan dalam menjaga dan merawat ideologi bangsa. Pancasila bukan sekadar teks, tetapi arah hidup kita bersama,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom

BPIP DPR RI Kabupaten Sumba Timur Sumba Timur Umbu Rudi Kabunang
Previous ArticleAyahanda Prada Lucky Minta Pensiun Dini Usai Kasus Anaknya Diusut Tuntas
Next Article BPN Manggarai Timur Terbitkan Ribuan Sertifikat PTSL Tahun Anggaran 2025

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.