Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Dorong Pemberdayaan UMKM Manggarai Timur, Senator Stevi Harman Serahkan Mesin Perajang Singkong
NTT NEWS

Dorong Pemberdayaan UMKM Manggarai Timur, Senator Stevi Harman Serahkan Mesin Perajang Singkong

By Redaksi27 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Stevi Harman, anggota Komite III DPD RI dari dapil NTT (Foto: Heri Mandela/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Di banyak desa di Manggarai Timur, singkong masih dianggap pangan sederhana; direbus atau digoreng sekadar untuk pengganjal perut. Potensinya sebagai komoditas ekonomi belum banyak dilirik atau dimanfaatkan secara serius.

Sementara kelompok-kelompok UMKM di desa, yang seharusnya menjadi lokomotif ekonomi lokal, masih berjalan di tempat. Minimnya fasilitas produksi, kurangnya pelatihan, dan terbatasnya akses pasar membuat mereka kesulitan berkembang.

Alhasil, potensi pangan lokal seperti singkong hanya berhenti di konsumsi rumah tangga. Inilah yang dialami oleh Kelompok UMKM Wulang Gerak di Desa Watu Mori dan Golo Kantar, Kabupaten Manggarai Timur.

Meski kedua desa ini kaya akan hasil tani seperti singkong, minimnya fasilitas pendukung dan bantuan teknis membuat potensi yang ada tidak tergarap maksimal. Singkong pun tetap kehilangan posisi tawar strategis di pasaran.

Menurut Anggota DPD RI Dapil NTT, dr. Stevi Harman, masalah ini tak boleh dibiarkan berlarut. Perlu ada kerja-kerja konkrit untuk mendukung UMKM lokal agar bisa bersaing di pasaran, salah satunya melalui pengadaan mesin perajang singkong.

Bagi dr. Stevi, alat perajang bisa membantu kelompok UMKM lokal. Mereka tak lagi harus memotong singkong secara manual. Produksi keripik pun bisa dilakukan lebih cepat, dalam jumlah lebih banyak, dan dengan kualitas yang lebih baik.

“Alat perajang singkong ini membantu kelompok UMKM mengolah komoditas lokal menjadi produk yang lebih bernilai dan mudah dipasarkan. Produksi keripik pun jadi lebih cepat, banyak, dan berkualitas,” kata dr. Stevi, Selasa, 26 Agustus 2025.

Putri politisi kawakan Dr. Benny K Harman itu juga menyebut UMKM Wulang Gerak bisa menjadi pilot project sebelum dikembangkan ke desa-desa lain.

Hal ini sekaligus menghidupkan kembali kesadaran kolektif bahwa potensi ekonomi lokal bisa diolah dari bawah, dari tangan-tangan perempuan desa, dengan dukungan yang memadai.

“Kita ingin dorong ibu-ibu UMKM mengolah hasil alam jadi produk lokal bernilai jual. Kalau berhasil, kita kembangkan di tempat lain,” tambahnya.

Di sisi lain, menurut dr. Stevi, pemberdayaan perempuan bukan sekadar soal urusan ekonomi, tetapi juga mesti dilihat dalam kerangka strategi pembangunan sosial berkelanjutan.

Ketika perempuan diberi ruang untuk berkarya, ekonomi keluarga ikut bergerak. Dan secara perlahan, perempuan akan mendapat tempat yang lebih besar dalam ranah publik.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keadilan dan kesempatan yang setara dalam membangun desa,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto, yang hadir saat penyerahan mesin perajang singkong, mengapresiasi upaya Senator Stevi Harman dalam memberdayakan kelompok UMKM.

Politisi Demokrat itu meminta agar masyarakat di dua desa penerima bantuan memanfaatkan alat tersebut sebaik mungkin untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat, menyampaikan terima kasih atas perhatian luar biasa dari Ibu Dokter. Harapannya, kelompok UMKM benar-benar memanfaatkan bantuan ini dengan baik dalam rangka peningkatan ekonomi,” ungkap Basilius.

Sementara itu, Kepala Desa Watu Mori, Marianus Pantur, yang juga hadir dalam penyerahan bantuan di desanya, menyampaikan apresiasi kepada senator Stevi Harman.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan dukungan berharga bagi pengembangan produk ekonomi lokal yang bersumber dari potensi alam desa.

Desa Watu Mori sendiri, kata dia, memiliki hasil alam yang melimpah, seperti ubi kayu, namun belum dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi.

“Kami punya hasil ubi kayu banyak. Sayangnya tidak pernah diolah secara khusus untuk menghasilkan uang. Makanya dengan bantuan mesin pengiris singkong ini, setidaknya singkong panenan masyarakat bisa diolah menjadi kripik dan dijual dengan nilai harga yang lebih tinggi,” ujar Marianus.

Penulis: Herry Mandela

Manggarai Timur Maria Caecilia Stevi Harman Matim Stevi Harman
Previous ArticleTPKJM Bantu Satu Ekor Babi untuk Rio, ODGJ Pulih yang Telah Kembali ke Keluarga
Next Article Profil Desa Ponggeok, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.