Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Manggarai Barat Utus 16 Peserta Ikut WMSJ Tahun 2025 di Jakarta
Regional NTT

Manggarai Barat Utus 16 Peserta Ikut WMSJ Tahun 2025 di Jakarta

By Redaksi5 September 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekda Fransiskus Sales Sodo pose bersama kontingen Manggarai Barat sebelum mengikuti WMSJ 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com– Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, melepas kontingen World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.

Pelepasan kontingen WMSJ 2025 itu, berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis, 4 September 2025 pagi.

Sekda Fransiskus melepas kontingen ini atas nama Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam kapasitasnya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Manggarai Barat.

World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 adalah pertemuan internasional pramuka muslim yang ke-33, tapi baru pertama kali digelar di Indonesia, yakni di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, dari 9 hingga 14 September 2025, dan diikuti oleh perwakilan dari 25 negara di dunia.

Ajang ini, diselenggarakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor, bertujuan untuk membangun ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, kepemimpinan, dan karakter pemuda Muslim dari berbagai negara di dunia.

Untuk mengikuti kegiatan ini, Manggarai Barat mengutus para siswa dari MAN Labuan Bajo, yakni 16 peserta, dengan rincian 2 pembina, 7 peserta laki laki dan 7 peserta perempuan.

Seksa Fransiskus mengaku bangga, sebab Manggarai Barat terpilih sebagai salah satu daerah yang diminta untuk menghadiri kegiatan ini.

Oleh karena itu, Sekda Fransiskus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat penting yang dilakukan sekali dalam seumur hidup, untuk berkumpul, bergabung, berlatih bersama anak muslim dari 25 negara lain.

“Tidak semua orang punya kesempatan yang sama seperti adik-adik. Jadi manfaatkan momentum ini dengan sebaik mungkin,” ujarnya

“Perlu saling mengingatkan supaya nama baik Kabupaten Manggarai Barat, apalagi kita berasal dari daerah tujuan wisata strategis nasional jadi kebanggaan itu menjadi bagian yang melekat dalam diri adik-adik yang harus dijaga,” lanjut Sekda Fransiskus

Selain itu Sekda Fransiskus juga berpesan untuk disiplin dan menjaga kesehatan. Sebab diyakininya, rangkaian kegiatan ini sangat padat.

“Jadi, saya berharap tetap jaga Kesehatan. Tidur malam kalau di kesempatan istirahat kemudian minum secukupnya, makan makanan yang bergizi yang pantas dan layak, supaya adik-adik bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” ujarnya.

Dia mengingatkan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan jangan lupa membangun relasi, jejaring dan pertemanan dari 25 negara selama mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Manggarai Barat, Yovita Dewi Suryani, mengatakan WMSJ Indonesia 2025 merupakan kegiatan Jambore internasional luar biasa, yang dikhususkan untuk Insan Pramuka yang beridentitas muslim, dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan, menjalin kerjasama dengan negara-negara lain.

Menurutnya, yang paling penting ialah dengan ilmu Islami dalam kepramukaan bisa mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

“Mulai dari Kamabigus, Pembina sampai kepada adik-adik peserta yang luar biasa kami ucapkan terima kasih banyak untuk keaktifannya. Ini suatu hal yang perlu diapresiasi dan menjadi contoh untuk gudeg-gudeg lainnya yang ada di Manggarai Barat,” pungkasnya.

Selanjutnya, dilakukan pelepasan, dengan simbol penyerahan bendera Kontingen oleh Sekretaris Fransiskus kepada Ketua KwarCab Yovita dan diteruskan kepada Pimpinan Kontingen.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan ini Asisten Administrasi Umum, Aloysius Lahi, sejumlah anggota DPRD Manggarai Barat, sejumlah pimpinan OPD, Mabigus Manggarai Barat,Para Pembina Pramuka, serta orang tua peserta Jambore.

Penulis: Sello Jome

Mabar Manggarai Barat Pramuka Kwarcab Manggarai Barat
Previous Article24 Sekolah di Manggarai Dapat Dana Revitalisasi dari Pemerintah Pusat
Next Article Ritual Sosial yang Menyalakan Harapan Komunal

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.