Ruteng, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) tahun ini membangun sedikitnya belasan drainase perkotaan di beberapa titik dalam kota Ruteng.
Belasan paket drainase tersebut lebih banyak tersebar di Kecamatan Langke Rembong dan satu paket lainnya di Kecamatan Reok.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Manggarai, Agustinus Kanar menyebut, total keseluruhan dari belasan drainase perkotaan yang dibangun itu sebanyak 17 paket.
Dari total 17 paket drainase, kata Agus, ada 9 paket yang dibangun secara permanen dari awal dan ada 8 paket yang sifatnya rehabilitasi.
“Jadi rinciannya ada 9 paket yang kita bangun dari awal dan 8 paket yang sifatnya hanya rehab atau pemulihan kembali. Semua tersebar di dalam Kota Kecamatan Langke Rembong, kecuali satu yang di Reok, depan Rumah Sakit Pratama,” jelas Agus ditemui Voxntt.com di Ruteng, Senin, 22 September 2025.
Menurut Agus, pembangunan drainase perkotaan ini sangat penting untuk tetap menjaga infrastruktur jalan tetap aman dan mengurangi potensi dampak pemukiman, seperti banjir, terutama di beberapa titik dalam Kota Ruteng dan Kecamatan Reok.
Lebih lanjut Agus menyebut, anggaran yang digelontorkan dalam proyek pembangunan drainase itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) berjumlah Rp2 miliar lebih.
Anggaran DAU Rp2 miliar lebih itu, tambah Agus, sudah termasuk dalam pembiayaan konsultan pengawas.
Pembiayaan untuk konsultan pengawas bertujuan agar mendapatkan jasa mereka secara profesional selama proses pengerjaan drainase, baik melalui sistem kontrak maupun sistem pembayaran tertentu.
Agus pun merinci, dari total Rp2 miliar lebih itu masing-masing Rp1.310.000.000 untuk 9 paket drainase yang dibangun dari awal dan Rp776.427.000 untuk 8 paket yang sifatnya rehabilitasi.
“Anggaran Rp.2 miliar lebih itu sudah ada masing-masing rinciannya. Yang paling banyak untuk 9 paket drainase, yakni Rp1 miliar lebih, termasuk yang sedang dibangun di kawasan Rumah Sakit Pratama Reo dengan nilai kontrak sekitar Rp400- an juta,” sebut Agus.
Diharapkan pembangunan drainase ini sesuai tepat waktu sesuai kalender kerja.
Penulis: Berto Davids

