Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»97 UMKM Meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari
Seni dan Budaya

97 UMKM Meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari

By Redaksi1 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana konferensi pers Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari, tahun 2025, pada Selasa, 30 September 2025 (Foto: Isno Baco/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sebanyak 97 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan memeriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari, selama sepekan kedepan dihalaman Gereja Katedral Ruteng pada 3 hingga 7 Oktober 2025 mendatang.

“Berbagai produk UMKM akan dipamerkan, mulai dari kuliner hingga tenun tradisional,” kata
Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng (Puspas), Romo Martin Chen, kepada wartawan pada Selasa, 30 September 2025.

Ia mengatakan, keterlibatan ratusan pelaku usaha ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Manggarai Raya kepada wisatawan.

Kehadiran UMKM dalam skala besar ini menjadi bukti Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari bukan hanya perayaan iman, tetapi juga ruang perjumpaan yang mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.

Romo Martin menjelaskan, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025 menjadi wujud nyata dari konsep pariwisata yang tetap menjaga kelestarian alam, memberdayakan masyarakat lokal, serta menghormati warisan budaya yang telah turun-temurun dijaga.

“Dampak ekonomi dari festival ini juga sangat signifikan, khususnya para pelaku usaha, perajin, petani, nelayan dan seniman lokal, memperoleh manfaat langsung dari kehadiran wisatawan dan berbagai kegiatan yang berlangsung selama festival,” ujarnya.

Romo Martin mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan penyelenggaraan Festival Golo Curu dengan baik dan kreatif, tetap menjaga kualitas, kejujuran dan keramahtamahan yang menjadi ciri khas masyarakat Manggarai.

Ia berharap Festival Golo Curu dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan skala dan jumlah pengunjung yang semakin banyak.

“Semoga festival ini semakin mengangkat nama Manggarai di mata dunia, bukan hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga karena budayanya yang kaya dan masyarakatnya yang ramah,” pungkas Romo Martin.

Kontributor: Isno Baco

Festival Golo Curu Keuskupan Ruteng Manggarai
Previous ArticleSidang Gugatan Kakak Beradik terhadap Paman di Kupang Ditunda karena Majelis Hakim Sakit
Next Article TK Santo Nino Ruteng Divisitasi Tim Asesor Jelang Akreditasi Ketiga

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.