Ruteng, VoxNTT.com – Sebanyak 97 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan memeriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari, selama sepekan kedepan dihalaman Gereja Katedral Ruteng pada 3 hingga 7 Oktober 2025 mendatang.
“Berbagai produk UMKM akan dipamerkan, mulai dari kuliner hingga tenun tradisional,” kata
Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng (Puspas), Romo Martin Chen, kepada wartawan pada Selasa, 30 September 2025.
Ia mengatakan, keterlibatan ratusan pelaku usaha ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Manggarai Raya kepada wisatawan.
Kehadiran UMKM dalam skala besar ini menjadi bukti Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari bukan hanya perayaan iman, tetapi juga ruang perjumpaan yang mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.
Romo Martin menjelaskan, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025 menjadi wujud nyata dari konsep pariwisata yang tetap menjaga kelestarian alam, memberdayakan masyarakat lokal, serta menghormati warisan budaya yang telah turun-temurun dijaga.
“Dampak ekonomi dari festival ini juga sangat signifikan, khususnya para pelaku usaha, perajin, petani, nelayan dan seniman lokal, memperoleh manfaat langsung dari kehadiran wisatawan dan berbagai kegiatan yang berlangsung selama festival,” ujarnya.
Romo Martin mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan penyelenggaraan Festival Golo Curu dengan baik dan kreatif, tetap menjaga kualitas, kejujuran dan keramahtamahan yang menjadi ciri khas masyarakat Manggarai.
Ia berharap Festival Golo Curu dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan skala dan jumlah pengunjung yang semakin banyak.
“Semoga festival ini semakin mengangkat nama Manggarai di mata dunia, bukan hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga karena budayanya yang kaya dan masyarakatnya yang ramah,” pungkas Romo Martin.
Kontributor: Isno Baco

