Tambolaka, VoxNTT.com – Suasana di lingkungan SMA Katolik St. Josef Freinademetz (SMAFREND) Tambolaka, Sumba Barat Daya, pada Rabu, 8 Oktober 2025, terasa semakin semarak menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2025/2026.
Meskipun matahari bersinar terik, semangat para siswa, panitia, dan seluruh civitas akademika tidak surut dalam menyambut pesta demokrasi tahunan ini.
Tim Jurnalistik SMAFREND berkesempatan mewawancarai sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam proses pemilihan ini, guna mengetahui lebih jauh bagaimana persiapan berlangsung serta harapan terhadap suksesnya kegiatan tersebut.
Menurut Tarsi Ardiliando, selaku Pembina OSIS, proses persiapan dimulai dari pembentukan dan perekrutan panitia yang tergabung dalam Komisi Pemilihan OSIS (KPO).
Selanjutnya, dilakukan penjelasan tugas dan tanggung jawab (job description) oleh KPO serta penyusunan rangkaian kegiatan pemilihan.
“Awalnya kami melakukan sosialisasi terkait persyaratan bakal calon. Setelah itu dilakukan proses penjaringan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Ketua diambil dari siswa kelas XI, sedangkan wakil dari siswa kelas X,” ujar Tarsi.
Dari hasil penjaringan tersebut, ditetapkan tiga pasangan calon (paslon): Paslon No. 01: VICAN (Vira – Chantika), Paslon No. 02: FORTIS (Rehan – Putri), dan Paslon No. 03: BEJO (Best – Jorge)
Ketiga paslon tersebut telah melalui proses wawancara kelayakan oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, sebagai bagian dari uji kepatutan.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tahap selanjutnya akan dilaksanakan kampanye terbuka oleh masing-masing paslon bersama tim sukses mereka. Kemudian, akan diadakan debat kandidat, yang akan menghadirkan tiga panelis penting: Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan, dan mantan Ketua OSIS periode sebelumnya.
Adapun tema debat tahun ini adalah:
“Urgensi Pendidikan Budi Pekerti sebagai Landasan Pembentukan Karakter Siswa”.
Elisabeth Lebo Meo, selaku Pembina KPO menjelaskan, proses seleksi telah dirancang dengan sistematis dan melibatkan 15 siswa sebagai anggota tim KPO.
Tahap-tahap yang telah dilaksanakan meliputi: Pembentukan tim KPO, Sosialisasi persyaratan pendaftaran bakal calon, Penjaringan kandidat di setiap kelas, Verifikasi hasil penjaringan oleh tim KPO, Penetapan dan pengenalan paslon kepada warga sekolah, Verifikasi administrasi pendaftaran Uji kelayakan dan kepatutan (wawancara), dan Uji visi, misi, dan pengetahuan oleh Kepala Sekolah dan WAKASEK Kesiswaan
Salah satu calon wakil ketua OSIS dari paslon FORTIS, Putri, dalam wawancaranya bersama VoxNtt.com menyampaikan optimisme dan semangatnya untuk membawa perubahan positif bagi SMAFREND.
“Kalau kami terpilih nanti, kami akan membangun SMA Katolik St. Josef Freinademetz menjadi lebih maju melalui program-program yang kami tawarkan, salah satunya adalah menanamkan tanggung jawab dan kedisiplinan kepada siswa agar lebih taat terhadap aturan sekolah,” ungkap Putri.
Laporan: Indre Goring & Ing Katupu

