Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPR RI Komit Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban di NTT
Regional NTT

DPR RI Komit Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban di NTT

By Redaksi12 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, saat diwawancara VoxNtt.com, pada Rabu, 12 November 2025 (Foto: Isno Baco/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa perlindungan terhadap saksi dan korban merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.

“Perlindungan saksi dan korban tindak pidana adalah bagian penting dari proses penegakan hukum, sehingga harus mendapatkan jaminan perlindungan. Untuk itu, DPR RI berkomitmen, memperkuat dukungan terhadap LPSK, baik dari sisi kelembagaan, anggaran, maupun perluasan akses layanan hingga ke daerah demi menjangkau masyarakat,” tegas Hugo Pareira saat menghadiri sosialisasi Urgensi Perlindungan Saksi dan Korban Tindak Pidana di Hotel Revayah, Ruteng, Rabu, 12 November 2025.

Legislator dari Daerah Pemilihan NTT I yang meliputi Flores, Lembata, dan Alor itu menambahkan, Komisi XIII DPR RI terus mendorong peningkatan efektivitas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, serta percepatan pembahasan perubahan undang-undang tersebut agar sistem perlindungan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat saat ini.

“Di NTT laporan perlindungan cukup banyak, kami melihat LPSK sudah menindaklanjuti supaya laporan masyarakat untuk ditangani secara tuntas,” ujarnya.

Menurut Andreas, penguatan lembaga dan sistem perlindungan menjadi hal penting agar setiap saksi dan korban tindak pidana memperoleh keadilan yang layak. Ia juga menekankan pentingnya pemerataan layanan perlindungan hingga ke wilayah terpencil di NTT.

“Saat ini kami mendorong adanya perluasan wilayah untuk memiliki kantor di setiap kabupaten/kota agar memiliki kantor,” tutupnya.

Kontributor: Isno Baco

Andreas Hugo Pareira DPR RI Komisi XIII DPR RI
Previous ArticleLPSK dan Komisi XIII DPR RI Tegaskan Penguatan Perlindungan Saksi dan Korban di NTT
Next Article Menjaga Program MBG agar Tidak Berbalik Menjadi Petaka

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.