Ruteng, VoxNTT.com – Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Manggarai mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan retribusi sampah dan pengelolaan aset daerah.
Anggota DPRD Manggarai dari Fraksi Demokrat, Lexy Armanjaya, dalam pandangan fraksi yang diterima VoxNtt.com, Rabu, 19 November 2025, menilai sektor retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) memiliki peluang pendapatan yang jauh lebih besar dari target pemerintah saat ini.
“Mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah melalui beberapa sektor yakni Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) pada dinas ini, daerah memiliki peluang untuk menerima pendapatan lebih dari yang ditargetkan oleh pemerintah,” ucap Lexy.
Ia menjelaskan, dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026, pemerintah hanya menargetkan 2.000 rumah tangga sebagai sasaran retribusi sampah. Padahal, jumlah rumah tangga di Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Reok yang berpotensi menjadi objek retribusi jauh lebih besar.
Karena itu, Fraksi Demokrat mendorong DLHD menaikkan target menjadi 25.000 rumah tangga.
“Dengan begitu target PAD akan meningkat menjadi Rp100.000.000 per bulan dan Rp1.200.000.000 per tahun. Dengan asumsi Rp4000 per rumah tangga,” jelasnya.
Selain retribusi sampah, Fraksi Demokrat juga meminta pemerintah daerah menyampaikan data pengelolaan Gedung Manggarai Convention Center (MCC) secara transparan. Gedung tersebut dinilai memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan PAD.
“Kami ingin mengetahui seberapa besar kontribusi Gedung MCC terhadap PAD. Ini akan menjadi dasar bagaimana pengelolaan gedung ini dapat dioptimalkan untuk menunjang pendapatan daerah,” kata Lexy.
Dalam pandangan fraksi tersebut, Lexy juga menyoroti keterbatasan anggaran daerah untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, pendidikan, dan kesehatan.
Ia mempertanyakan langkah pemerintah daerah dalam menutupi gap pembiayaan tersebut.
“Kalau pelaksanaan program lintas perangkat daerah belum optimal, apa yang mau diharapkan,” tanya Lexy.
“Menurut Fraksi Demokrat ini yang menjadi penyebab terhambatnya sektor pelayanan publik di Kabupaten Manggarai,” tutupnya.
Kontributor: Isno Baco

