Ruteng, VoxNTT.com – Usai nama lembaganya terseret dugaan penipuan terhadap salah seorang nasabah di Ruteng, petugas BNI Life daratan Flores langsung datang menemui korban di rumahnya di Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Rabu, 26 November 2025.
Pertemuan yang berlangsung sekitar Pukul 14.00 Wita itu melibatkan kedua belah pihak, yakni Blasius Kon (62) sebagai korban penipuan dan petugas BNI Life.
Ini merupakan pertemuan kedua setelah pada pertemuan pertama tahun 2024 lalu BNI Life meminta agar polemik ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Sementara pertemuan kedua ini disiasati setelah dua artikel VoxNtt.com dengan judul “Ayah Terjebak Penipuan Tabungan BNI Life, Anak Batal Kuliah” dan “Dugaan Penipuan BNI Life Dinilai sebagai Kejahatan Kemanusiaan, Polisi Harus Bertindak” terbit masing-masing pada 19 November dan 22 November 2025.
Namun, hasil pertemuan kedua dianggap belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan Blasius.
“Sudah ketemu tadi di rumah, tetapi belum ada hasil seperti yang saya harapkan, ini sudah dua kali mereka datang ke rumah tetapi sama saja,” jawab Blasius saat terhubung dengan VoxNtt.com, Rabu malam.
Yang diharapkan Blasius, uang yang telah ia tabung di BNI Life untuk persiapan kuliah anak dengan jangka waktu lima tahun sesuai kesepakatan awal secepatnya dikembalikan.
“Saya hanya minta lunas yang sisa lima belas juta itu, tidak minta lebih, tetapi jawabannya nanti baru diinformasikan, katanya mereka harus koordinasi dengan kantor pusat dulu,” ujar Blasius meniru hasil pembicaraan dalam pertemuan itu.
Bagi Blasius, pertemuan itu belum membawa hasil, sebab petugas hanya datang untuk menanggapi keluhannya yang diekspos media, bukan datang menyelesaikan soal dan mengembalikan uangnya.
“Bagi saya pertemuan ini belum ada hasilnya karena sama saja, contoh pertemuan pertama disepakati urus secara kekeluargaan tetapi belum ada realisasi sampai sekarang, mulai lagi pertemuan kedua hari ini juga belum ada hasil,” ucap Blasius.
“Saya berkali-kali tegaskan ke mereka kalau mau datang ke rumah tidak perlu pakai basa basi, intinya langsung bayar, tetapi kalau mau koordinasi lebih baik langsung kantor polisi saja karena saya juga bosan tidak ada penyelesaian,” ucapnya lagi.
Blasius pun berharap Polres Manggarai secepatnya bertindak dan memanggil pihak BNI Life untuk memberikan klarifikasi atas dugaan penipuan yang sudah resmi dilaporkan ini.
Kapolres Manggarai, AKBP Hendri Syaputra saat dikonfirmasi VoxNtt.com mengaku masih sedang menanyakan perkembangan kasus ini ke jajarannya.
“Terima kasih infonya. Saya coba tanyakan ke jajaran terkait perkembangannya,” jawab Kapolres Hendri melalui pesan singkat.
Sementara itu, upaya konfirmasi ke pihak BNI Life melalui petugas daratan Flores, Widya sudah dilakukan, namun belum mendapat jawaban meski pesan WhatsApp telah sampai kepadanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penipuan yang dilakukan BNI Life ini terlihat melalui beberapa modus, dengan cara, sengaja memperpanjang jangka waktu polis tanpa sepengetahuan nasabah, melakukan pemalsuan tanda tangan dokumen dan pendebitan rekening secara sepihak.
Akibat penipuan itu, korban Blasius Kon batal melanjutkan kuliah anak bungsunya karena uang yang ia tabung di BNI Life belum dapat dicairkan sesuai kesepakatan awal.
Cerita singkatnya September tahun 2020 silam, Blasius menabung ke BNI Life untuk persiapan kuliah anak.
Kesepakatan saat itu hanya tabungan polis pendidikan dengan jangka waktu lima tahun.
Sebagai premi awal Blasius pun menyetor uang Rp6 juta dan itu dilakukannya dari tahun 2020 sampai tahun 2023 dengan total setoran Rp24 juta.
Namun, kenyataannya berubah, polis yang semula disepakati hanya 5 tahun kini berubah menjadi 10 tahun.
Selain itu terdapat beberapa dokumen dengan modus tanda tangan palsu untuk meloloskan niat busuk para oknum BNI Life memperpanjang jangka waktu polis.
Menurut Kuasa Hukum Blasius Kon, Vitus Modestus Lugar bahwa kasus dugaan penipuan ini sudah masuk ke ranah pidana terutama soal pemalsuan dokumen.
Karena itu ia pun berjanji kasus yang sudah dilaporkan ke Polres Manggarai ini akan dikawal sampai tuntas.
Penulis: Berto Davids

