Labuan Bajo, VoxNTT.com – Inisiatif penyediaan air bersih yang digagas ParagonCorp Wardah bersama Komodo Water di dua desa di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dinilai sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor yang semakin relevan di tengah krisis air global.
Penilaian itu disampaikan UN Secretary-General Special Envoy on Water, Retno Marsudi, yang hadir langsung dalam peresmian program tersebut.
Retno menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk menjawab tantangan air bersih di berbagai wilayah.
“Kehadiran langkah konkret dari ParagonCorp Wardah bersama mitra Komodo Water di Lempe dan Wae Tulu, Manggarai Barat, NTT, merupakan contoh kolaborasi yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, akses air bersih di kedua desa itu memiliki arti penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Infrastruktur air, menurut Retno, bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pondasi bagi masa depan generasi di wilayah tersebut.
“Saya melihat sendiri bagaimana air menjadi isu yang sangat penting, yakni isu global, isu kemanusiaan, dan pada akhirnya, isu hak asasi manusia,” katanya usai ParagonCorp Wardah bersama Komodo Water meresmikan inisiatif penyediaan air bersih di Desa Poco Dedeng, Kampung Lempe, dan Desa Wae Tulu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 28 November 2025.
Retno menegaskan isu air selalu menjadi sorotan dalam berbagai forum internasional.
Tanpa air, kata dia, mustahil mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan bahwa krisis air kerap memicu ketegangan antarnegeri.
Namun ia melihat kondisi berbeda di Lempe dan Wae Tulu, di mana air justru mempertemukan masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan organisasi lokal.
Deputy CEO ParagonCorp, Sari Chairunnisa menyatakan, program penyediaan air bersih tersebut merupakan wujud nilai kebermanfaatan yang menjadi DNA perusahaan selama empat dekade. Program ini ditujukan bagi lebih dari 1.200 warga di Nusa Tenggara Timur.
Sari menegaskan komitmen perusahaan menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa akses air bersih adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih layak dan berkualitas,” katanya.
Sari menjelaskan fokus utama saat ini adalah memastikan warga Lempe dan Wae Tulu dapat menikmati akses air bersih setiap hari.
Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, ParagonCorp berharap dapat mendampingi masyarakat melalui program pengembangan potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga pendidikan. [VoN]

