Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Pemprov NTT Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
NASIONAL

Pemprov NTT Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

By Redaksi5 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemprov NTT sumbang Rp1,5 miliar untuk korban bencana di Sumatera (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,5 miliar bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan itu diumumkan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, pada Jumat, 5 Desember 2025.

Gubernur Melki menjelaskan, setiap provinsi terdampak menerima Rp500 juta, disesuaikan dengan kemampuan fiskal NTT.

Ia menyebut bantuan ini merupakan wujud gotong royong dalam fase tanggap darurat bencana hidrometeorologi.

“Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam tanggap darurat banjir, longsor, dan dampak ikutannya. Kami doakan korban meninggal diterima di sisi Yang Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Gubernur Melki.

Ia menegaskan, dukungan NTT bukan sekadar nilai nominal, tetapi simbol kasih dan solidaritas dari Indonesia Timur.

“Ini hanya untuk meringankan beban korban di tiga provinsi itu. Pemerintah pusat juga telah turun, dan kami diminta untuk ikut menopang sesuai kemampuan daerah,” tegasnya.

Melki mengatakan, NTT dianjurkan mengirim bantuan dalam bentuk uang dan kebutuhan logistik, terutama bahan makanan sesuai kebutuhan pengungsi.

“Pemprov tidak mengirim personel ke lokasi bencana saat ini, karena kondisi lapangan masih sulit diakses dan belum memungkinkan,” ujarnya.

Menurut dia, jika situasi di daerah terdampak mulai membaik, NTT akan mendorong pengiriman personel pendukung kebencanaan, termasuk melalui kolaborasi antar-daerah.

Ajak Kabupaten/Kota di NTT Ikut Berdonasi

Selain menyalurkan bantuan, Gubernur Melki juga mengajak pemerintah kabupaten/kota yang memiliki kemampuan serupa untuk ikut memberikan dukungan melalui Rekening Penanggung Jawab Bencana Provinsi NTT atau langsung ke rekening pemerintah provinsi terdampak.

“Kami membuka jalur koordinasi bantuan melalui rekening Pemprov atau rekening provinsi terdampak. Silakan Pemda Kabupaten/Kota yang bisa mengulurkan tangan, ini momentum gotong-royong,” kata Melki.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di NTT menjelang akhir tahun.

Menurutnya, Pemprov NTT telah mengaktifkan tim respons bencana di seluruh kabupaten/kota, memetakan titik rawan banjir dan longsor lokal, menyiagakan langkah antisipasi cuaca ekstrem, serta memastikan sistem respons kedaruratan berjalan optimal.

“Kita juga harus waspada, jangan sampai bencana yang sama menimpa kita. Tim tanggap bencana sudah aktif, kita sudah mulai antisipasi, semuanya harus siap,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Gubernur Melki menegaskan, bantuan NTT mungkin kecil secara angka, tetapi memiliki makna besar bagi kemanusiaan.

“Kami berharap, bantuan kecil ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Dari hati dan kasih NTT untuk negeri,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom

Banjir Sumatera Emanuel Melkiades Laka Lena Melki Laka Lena Pemprov NTT
Previous ArticleMeski Disetujui Bupati, Tindak Lanjut Usulan Pembangunan KKMP Kelurahan Baru Kandas di BKAD
Next Article Kota Kupang Peringkat Tertinggi Pengelolaan Anggaran Transfer Daerah Seluruh NTT

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.