Ruteng, VoxNTT.com – Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam pembangunan infrastruktur jalan dinilai tidak adil.
Penilaian itu disampaikan warga Desa Bangka Ara, Kecamatan Cibal Barat, yang selama bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jalan rusak parah tanpa penanganan serius.
Pantauan wartawan pada ruas jalan Bea Loli–Munta menunjukkan sedikitnya terdapat tiga titik dengan kondisi kerusakan berat.
Jalan berlubang, licin, dan rawan kecelakaan menjadi pemandangan sehari-hari yang harus dilalui warga.
Salah seorang warga setempat, Rikus Tarong mengungkapkan, kondisi jalan tersebut kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Untuk kendaraan Roda empat melewati jalur ini sama dengan melewati jalur Neraka, pernah terjadi ada mobil yang nyaris terjun ke Jurang,” ungkap Rikus saat ditemui wartawan, Jumat, 19 Desember 2025.
Akibat tidak adanya perbaikan dari pemerintah, warga Desa Bangka Ara akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya. Mereka bahu-membahu memperbaiki jalan bersama anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yosef Hasmi.
Seorang warga lainnya, Talis mengatakan, warga terpaksa meninggalkan pekerjaan utama mereka demi memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial.
“Hari ini terpaksa kita tidak ke kebun, kalau tunggu Pemerintah yang perbaik itu sangat mustahil,” ujar Ujar Talis, warga lain yang ditemui di lokasi.
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi PAN, Yosef Hasmi turut terlibat langsung dalam kegiatan perbaikan tersebut.
Ia mengapresiasi semangat dan kepedulian warga yang rela mengorbankan waktu dan tenaga demi kepentingan bersama.
“Saya sangat apresiasi dengan sikap warga Desa Bangka Ara, mereka rela tidak pergi ke Kebun demi perbaiki ruas jalan ini,” ungkap Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai, periode 2025-2030 itu.
Yosef berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai dapat mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 untuk pembangunan lapisan penetrasi (Lapen) di ruas jalan Bea Loli–Munta.
“Setiap Rapat Paripurna saya bersama beberapa Anggota DPR lain dari Dapil IV sering usulkan kondisi jalan ini ke Pemerintah, harapan saya tahun 2026 mereka alokasi anggaran untuk perbaiki ruas jalan ini yang merupakan bagian dari ruas Jalan Bea Loli – Lamba,” terangnya.
Harapan serupa juga disampaikan Yohanes Da, tim sukses pasangan Hery-Fabi pada Pilkada 2024 lalu di Desa Bangka Ara.
Ia menaruh keyakinan bahwa pemerintah daerah akan memperhatikan kondisi jalan tersebut.
“Perjuangan kita dulu memenangkan Hery-Fabi termasuk untuk perbaiki ruas jalan ini, saya yakin Pa Bupati dan Wakil Bupati akan memperhatikan kondisi ini,” tegasnya.
Kontributor: Isno Baco

