Labuan Bajo, VoxNTT.com – Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, menyebut dunia usaha memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Menurut dia, sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan pelaku usaha telah membawa perubahan nyata bagi daerah tersebut.
Yulianus mengatakan, salah satu bukti konkret kemitraan kolaboratif itu terlihat dari menurunnya angka pengangguran terbuka di Manggarai Barat.
Data menunjukkan, tingkat pengangguran turun dari 3,47 persen menjadi 3,32 persen. Penurunan itu, kata dia, tidak terlepas dari komitmen dunia usaha dan industri yang menyerap sekitar 70 persen tenaga kerja lokal.
“Tidak dipungkiri bahwa peran dunia usaha dalam memajukan daerah cukup besar dan sangat signifikan, di antaranya angka pengangguran terbuka kita itu menurun dari 3,47 ke 3,32 persen, ini adalah peran dunia usaha. Kedua, dunia usaha punya peran penting meningkatkan PAD,” ujar Yulianus saat membuka kegiatan Coffee Morning Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama dunia usaha dan industri di Kantor Bupati, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia juga memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat pada 2025. Dari target Rp281 miliar, realisasi PAD mencapai Rp285 miliar atau sebesar 101,42 persen.
Menurut Yulianus, capaian itu kembali menunjukkan kontribusi signifikan dunia usaha.
Selain PAD, Yulianus mengakui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) turut berperan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama pemerintah saya sampaikan apresiasi dan penghargaan atas kehadiran bapak ibu semua, karena bagi pemerintah kehadiran bapak ibu semua itu merupakan komitmen dunia usaha untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Kita tidak bisa bekerja sendiri, Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan baik untuk membangun Mabar ini untuk sejahtera,” ungkap kader Partai Gerindra itu.
Menurut Yulianus, forum seperti coffee morning menjadi ruang strategis untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta menyampaikan ide-ide konstruktif secara terbuka dan jujur.
Kehadiran pemerintah dalam forum tersebut, kata dia, merupakan bentuk komitmen untuk mendengar aspirasi dan menindaklanjutinya secara nyata.
Ia kembali menegaskan, forum tersebut merupakan salah satu langkah konkret dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Manggarai Barat.
Melalui forum itu, Yulianus berharap dunia usaha dan industri menyampaikan gagasan-gagasan cemerlang, sekaligus berbagai kendala yang dihadapi, agar iklim usaha di daerah tetap kondusif, aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Tentu harapan kami, mari kita gunakan coffeee morning untuk menyampaikan hal-hal yang dialami, sampaikan dengan jujur dan apa adanya, ini sangat penting bagi kami pemerintah,” kata Yulianus.
“Pemda tidak bisa kerja sendiri, tanpa adanya dunia usaha dan dukungan dari masyarakat maka pemerintah tidak bisa membangun daerah ini ke depan,” tutupnya.
Penulis: Sello Jome

