Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemprov NTT dan Pemkot Kupang Hidupkan Kembali Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih
Regional NTT

Pemprov NTT dan Pemkot Kupang Hidupkan Kembali Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih

By Redaksi16 Januari 20264 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penandatangan kerja sama UPTD SPAM Dinas PUPR NTT dengan Perumda air Minum Kota Kupang terkait pengelolaan air bersih (Foto: Ronis Natom/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kota Kupang kembali menghidupkan perjanjian kerja sama pengelolaan air bersih setelah sempat terhenti sejak 2023.

Kerja sama tersebut resmi ditandatangani pada Jumat, 16 Januari 2026, antara UPTD SPAM Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Christian Widodo menyampaikan apresiasi atas dilanjutkannya kembali kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Ia menilai pengelolaan air bersih membutuhkan kerja sama lintas pemerintahan mengingat kompleksitas persoalan yang dihadapi Kota Kupang.

“Hari ini Pemprov dan Pemkot memilih berjalan sama sama. Urus air ini bukan hal yang gampang, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin kompleks dan juga kondisi geografis semoga dengan kerja sama ini bisa dijalani dengan baik,” ujar Christian Widodo saat penandatanganan kerja sama.

Christian juga meminta jajaran Perumda Air Minum Kota Kupang untuk terus membenahi fasilitas penyediaan air minum, terutama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng.

“Saya minta Pak Direktur untuk membenahi SPAM Kali Dendeng. Ada beberapa alat kami sedang perbaiki. Air bukan hanya soal pipa ini juga soal kesehatan. Kalau airnya bagus dan bersih warganya juga akan sehat,” katanya.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyebut persoalan air bersih di Kota Kupang merupakan masalah klasik yang telah berlangsung lama dan membutuhkan penyelesaian bersama. Ia menilai Kota Kupang sebagai wajah NTT sehingga pelayanan publik, termasuk air bersih, harus dikelola secara optimal.

“Saya lagi dan tumbuh di Kota Kupang kalau soal air ini memang penting di Kota Kupang. Menyelesaikan masalah air ini membantu banyak orang di kota ini. Mudah-mudahan kerja sama hari, kita selesaikan masalah klasik yang sudah berpuluh puluh tahun di kota ini,” kata Melki.

“Kalau bisa atur kerja sama yang baik agar ini menjadi model agar bisa dibuat ditempat lain,” ujarnya menambahkan.

Melki meminta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Kupang menjadi contoh dalam membangun kolaborasi demi kepentingan publik.

“Wajah NTT itu ada di kota Kupang. Jadi harus dibikin secara baik. Semua OPD saya minta untuk kalau bisa bekerja sama dengan baik,” katanya.

Pelanggan Terputus Bakal Disambungkan Lagi

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Isidorus Lilijawa menjelaskan, kerja sama pengelolaan air bersih antara Pemkot Kupang dan Pemprov NTT sebelumnya dihentikan pada 2023.

Akibatnya, sejumlah wilayah di Kota Kupang yang selama ini mendapatkan suplai air dari UPTD SPAM Provinsi NTT mengalami pemutusan layanan.

“Setiap saat mereka bertanya kapan kami dapat air, khusus di daerah atau spot spot yang selama ini dilayani oleh pemerintah provinsi NTT namun semenjak kerja sama putus di tahun 2023 mereka tidak dilayani lagi oleh UPTD SPAM NTT. Padahal mereka adalah warga kota yang butuh pelayanan kita,” kata Isidorus.

Ia memastikan kerja sama yang kembali diaktifkan ini akan menyambungkan kembali layanan air bersih bagi warga yang terdampak pemutusan sebelumnya.

“Saya mendorong agar kerja sama ini berjalan. Kami akan mengaktifkan lagi beberapa spot yang selama ini telah terputus,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Provinsi NTT Erasmus Jogo mengatakan kerja sama ini telah dipersiapkan sejak lama sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Provinsi dan kota Kupang sudah lepas terlalu lama sedangkan masyarakat butuh air bersih. Hari ini sudah dimulai lagi. Terkait dengan konsepnya nanti seperti kami lakukan sistem tarif yang kami jual ke kota dalam kondisi tarif rendah yang sifatnya flat sehingga kota juga bisa mendapatkan pendapatan,” kata Erasmus.

Menurut dia, skema pembagian pendapatan dalam kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menjaga keberlanjutan layanan.

“Karena harus bisa membiayai diri sendiri karena saat ini tidak bisa dibiayai oleh APBD sepenuhnya. Untuk bisa membiayai diri sendiri maka kerja sama ini penting dilakukan. Kerja sama ini sudah sejak lama dilakukan tapi terputus sejak Januari 2023. Kita kerja sama selama tiga tahun,” pungkasnya.

Penulis: Ronis Natom

Kota Kupang Pemkot Kupang Perumda Kota Kupang
Previous ArticleRutan Ruteng Sumbang Sebagian Hasil Panen ke Warga Terdampak Banjir Aceh dan Sumatera
Next Article Perseptif dan Media Sosial

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.