Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anggota DPRD NTT Soroti Penanganan ASF di Manggarai, 1.700 Dosis Vaksin Masih Tersisa
Regional NTT

Anggota DPRD NTT Soroti Penanganan ASF di Manggarai, 1.700 Dosis Vaksin Masih Tersisa

By Redaksi22 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Provinsi NTT saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Peternakan NTT (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Komisi II, Simprosa Rianasari Gandut atau Osi Gandut, menanggapi serius keluhan para peternak babi terkait merebaknya virus African Swine Fever (ASF) yang telah menyebabkan kerugian besar dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Manggarai Raya.

Keluhan tersebut disampaikan Osi Gandut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Peternakan Provinsi NTT.

Dalam forum tersebut, Dinas Peternakan NTT menyampaikan ketersediaan vaksin ASF sebenarnya masih mencukupi untuk membantu para peternak yang terdampak wabah.

Namun demikian, pelaksanaan vaksinasi ASF di Kabupaten Manggarai mengalami kendala karena belum dapat dilaksanakan dengan alasan teknis.

Menurut Osi Gandut, kendala tersebut berkaitan dengan keterbatasan waktu menjelang akhir tahun anggaran yang menyulitkan proses administrasi di daerah.

“Alasan dari Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai itu karena waktu sudah mepet akhir tahun, sehingga mereka kesulitan melaksanakan kegiatan dan membuat SPJ,” kata Osi kepada wartawan pada Kamis, 22 Januari 2026.

Osi juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sekitar 1.700 dosis vaksin ASF yang tersisa di Provinsi NTT.

Ia mendorong agar vaksin tersebut segera didistribusikan ke wilayah Manggarai guna membantu para peternak yang masih terdampak wabah ASF.

“Sekarang vaksin ASF masih tersisa sekitar 1.700 dosis di provinsi. Saya sudah sampaikan agar segera didistribusikan ke Manggarai. Tinggal pemerintah daerah merespons cepat dan menyiapkan ongkir serta biaya operasional bagi petugas vaksin,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda langkah penanganan ASF, mengingat sektor peternakan babi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat NTT, khususnya di wilayah Manggarai Raya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, Tuty Lajar menyampaikan apresiasi atas bantuan vaksin ASF dari Dinas Peternakan Provinsi NTT serta dukungan yang diberikan oleh Osi Gandut.

Ia menegaskan, pihaknya tidak menolak bantuan vaksin ASF, melainkan mengalami keterlambatan pelaksanaan karena waktu yang terlalu mepet, terutama di akhir tahun anggaran.

“Di tahun 2025 sebenarnya bukan menolak, hanya karena waktu terlalu mepet untuk melakukan kegiatan dan laporan, apalagi di bulan Desember dengan musim hujan saat itu dan pengunjung tahun,” jelas Tuty kepada VoxNtt.com.

Tuty juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, khususnya peran Osi Gandut dalam mendorong percepatan penanganan wabah ASF di Kabupaten Manggarai.

Penulis: Isno Baco

Dinas Peternakan NTT DPRD NTT Osi Gandut
Previous ArticleLongsor Terjang Desa Goreng Meni, Satu Rumah Tertimbun dan Dua Warga Masih Terjebak
Next Article MGMP Sebagai Episentrum: Menavigasi Transformasi Literasi di Era Digital

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.