Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Dua Orang Korban Longsor di Desa Goreng Meni Belum Ditemukan
Pojok Info

Dua Orang Korban Longsor di Desa Goreng Meni Belum Ditemukan

By Redaksi25 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi terkini longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap dua orang korban longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), hasil pencarian masih nihil.

Proses pencarian sementara dihentikan pada Minggu, 25 Januari 2026 sore, dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 26 Januari 2026. Hal itu disampaikan warga setempat, Tino, saat dihubungi VoxNtt.com.

“Besok baru lanjut pencairan, alat eksavator sudah sampai lokasi tadi. Alatnya tadi sempat kerja beberapa jam karena persoalan waktu akhirnya kita memutuskan untuk pencarian hari ini stop dulu, dan pencatatan dilanjutkan besok,” kata Tino.

Menurut Tino, penghentian sementara pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan tim serta kondisi alam yang kurang bersahabat.

Ia juga menyampaikan harapan masyarakat setempat agar seluruh pihak turut mendoakan dan mendukung proses pencarian korban.

Kata Tino masyarakat setempat meminta doa dan kerjasama seluruh masyarakat agar usaha dan harapan dari keluarga korban untuk menemukan korban bisa terwujud.

Selain itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur turut mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Tadi tim dari BPBD Manggarai Timur, menghimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat menimbulkan bencana alam,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur, memimpin langsung proses pencarian korban longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Peristiwa longsor yang terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 itu mengakibatkan satu korban jiwa, yakni Albina Ria, yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Benteng Jawa.

Sementara dua korban lainnya, Yustina Mira dan Theresia Resem, hingga kini masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.

Wakil Bupati Tarsisius Syukur memastikan seluruh proses penanganan dan evakuasi korban dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta meminta seluruh tim untuk terus melanjutkan upaya pencarian.

“Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan masyarakat setempat masih melakukan evakuasi serta pendataan dampak bencana. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan,” ujarnya.

Di tengah situasi duka tersebut, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk saling menguatkan, meningkatkan kewaspadaan, serta lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi langkah penting agar risiko bencana dapat diminimalkan dan keselamatan semua pihak tetap terjaga,” kata Tarsi.

Penulis: Isno Baco

Desa Goreng Meni Kabupaten Manggarai Timur Kecamatan Lamba Leda Manggarai Timur Matim Tarsisius Syukur Wakil Bupati Matim
Previous ArticleTes Kemampuan Akademik: Pemerintah yang PHP
Next Article Masih Polemik, MUI Kota Kupang Minta Pembangunan Masjid Darul Amanah Liliba Dihentikan Sementara

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.