Labuan Bajo, VoxNTT.com – Warga Kampung Joneng, Desa Benteng Dewa, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan ruas jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di wilayah mereka.
Tua Golo Joneng, Ali Usman, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang dinilainya mulai memberi perhatian terhadap pembangunan di kampung yang selama ini terisolasi.
Ia menyebut Joneng selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses dasar, mulai dari listrik, air minum, hingga infrastruktur jalan.
Menurut Ali Usman, perubahan mulai dirasakan warga dalam beberapa tahun terakhir. Listrik masuk ke kampung tersebut pada 2024, disusul peningkatan ruas jalan pada tahun yang sama dan kembali dilanjutkan pada 2025 dengan pagu anggaran Rp1,5 miliar.
Ali Usman mengatakan, pembangunan tersebut membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat Joneng yang sebelumnya hidup dalam keterisolasian.
“Sekarang baru kami rasa merdeka, listrik sudah ada, jalan sudah bagus, sekalipun belum semuanya, tetapi kami sangat bersyukur sekali. Terima kasih PLN, Pemda Manggarai Barat dan Anggota DPRD,” ungkapnya, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan ruas jalan dari konstruksi telford menjadi lapisan penetrasi (lapen) sangat memudahkan aktivitas warga. Dampaknya bahkan sudah dirasakan sejak proses pengerjaan proyek berlangsung.
“Sejak masa pekerjaan kami sudah dilibatkan, baik laki-laki maupun ibu-ibu di kampung Joneng ini. Mulai dari dapur sampai yang kerja di lokasi itu menggunakan warga di kampung Joneng ini. Kami sangat senang,” katanya.
Keterlibatan pekerja lokal, menurut Ali Usman, sekaligus menjadi jaminan kualitas pekerjaan. Warga merasa memiliki dan bertanggung jawab atas hasil pembangunan tersebut.
“Jalan ini untuk kami dan anak cucu kami, kami sendiri yang kerjakan. Tidak mungkin kami mau kerja asal-asalan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat Kampung Joneng, Abdul Sehamon. Ia menilai peningkatan ruas jalan sangat membantu mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
“Kami sekarang lebih mudah, jalan sudah bagus. Walaupun belum semuanya, tetapi kami sangat bersyukur sudah mulai ada perubahan di kampung kami, yang dinantikan sejak Indonesia Merdeka,” katanya.
Abdul Sehamon berharap pembangunan di Kampung Joneng dan wilayah Desa Benteng Dewa dapat terus berlanjut.
Ia secara khusus mendorong pembangunan jembatan penghubung Joneng–Pandang yang dinilai strategis bagi perekonomian warga.
“Kami mengusulkan kalau bisa, jembatan yang menghubungkan Pandang ke Joneng segera dibangun. Karena itu jalur perekonomian kampung ini,” harapnya.
Penulis: Sello Jome

