Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menilai budaya duduk bersama, bermusyawarah, dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan sebagai kekuatan utama masyarakat Manggarai.
Nilai tersebut, kata dia, menjadi modal sosial penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan perubahan zaman.
“Orang Manggarai dikenal berani bekerja keras dan punya solidaritas tinggi. Nilai ini harus terus hidup di mana pun kita berada,” kata Melki saat menghadiri acara Natal dan Tahun Baru Bersama Ikatan Keluarga Manggarai Raya (IKMR) Kupang, Sabtu, 31 Januari 2026.
Melki menyebut Manggarai sejak lama dikenal memiliki kualitas pendidikan yang baik. Namun, tantangan global dan perkembangan teknologi, menurut dia, menuntut kemampuan adaptasi yang lebih cepat agar tidak tertinggal dalam persaingan.
Dalam konteks pembangunan nasional, Melki menilai laju demokrasi politik di Indonesia tidak diimbangi dengan perkembangan demokrasi ekonomi. Kondisi tersebut berdampak pada pemusatan kekayaan dan akses ekonomi pada kelompok tertentu.
“Demokrasi politik kita jalan cepat, tapi demokrasi ekonomi tidak mengimbangi. Produksi dan distribusi ekonomi belum merata. Ini yang terus kami dorong agar ekonomi rakyat tumbuh,” tegasnya.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui berbagai program, di antaranya One Village One Product, One Community One Product, serta pengembangan produk berbasis sekolah dan komunitas.
Melki menilai IKMR memiliki kapasitas sumber daya manusia yang kuat untuk berkontribusi dalam pengembangan produk unggulan daerah.
Menurut dia, potensi tersebut perlu dikelola secara serius agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.
“IKMR ini luar biasa kapasitas SDM-nya. Banyak potensi yang bisa dikembangkan, baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia mencontohkan komoditas kopi Manggarai yang memiliki peluang besar jika diolah dan dipasarkan dengan baik.
“Kalau kopi dijual mentah harganya sekitar Rp100 ribu, tapi kalau dikemas dengan baik bisa mencapai Rp800 ribu di Jakarta, bahkan menembus pasar luar negeri. Ini peluang ekonomi yang harus kita kelola bersama,” jelasnya.
Melki mengajak komunitas Manggarai Raya untuk terlibat aktif dalam rantai produksi dan distribusi agar tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.
“Kalau kita tidak masuk, maka orang lain yang akan menguasai pasar. Kita punya potensi, kita punya produk, tinggal kita kelola dengan serius,” katanya.
Acara Natal dan Tahun Baru Bersama IKMR Kupang digelar pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, di Hotel Cahaya Bapa, Kota Kupang.
Kegiatan yang mengusung tema “Raes Cama Kaeng, Wa Wae Cama-Cama, Eta Golo Cama-Cama” itu dihadiri sekitar 1.000 warga Manggarai yang bermukim di Kupang.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, antara lain Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Anggota DPR RI Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Pelt, serta para sesepuh Manggarai seperti Frans Tulung, Alo Sukardan, Martinus Nahas, dan Frans Sarong.
Ketua IKMR Kupang, Antonius Ali mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru bersama ini menjadi momentum untuk merajut kembali kebersamaan warga Manggarai di perantauan setelah sempat tidak dilaksanakan dalam beberapa periode.
“Pada saat ini, kita mencoba merajut kembali kebersamaan itu dalam bingkai Kemanggaraian “Wae Mokel Awon, Selat Sape Salen”,” ungkapnya.
Ia menegaskan perayaan Natal dan Tahun Bersama IKMR tahun ini bertujuan memperkuat kembali persatuan dan solidaritas warga Manggarai di Kota Kupang.
Solidaritas warga dari Kuni Agu Kalo atau tanah kelahiran Manggarai, menurut dia, menjadi fondasi utama bagi IKMR untuk tetap eksis dalam kehidupan sosial di Ibu Kota Provinsi NTT.
“Karena itu, sejatinya solidaritas itu hanya lahir dari satu budaya untuk tetap eksis. Kita butuh persatuan dan bersatu,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Antonius Ali juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, para sesepuh, dan seluruh warga Manggarai yang terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Dari hati paling dalam, seluruh pengurus IKMR saya mengucapkan terima kasih atas semua partisipasi dari seluruh Panga-panga dan seluruh warga IKMR yang dengan caranya masing-masing turut serta secara aktif menyukseskan Natal dan Tahun bersama IKMR tahun 2026,” ungkap pengacara senior Kota Kupang itu.
Penulis: Ronis Natom

