Ruteng, VoxNTT.com – Seorang nelayan bernama Mat menemukan ikan duyung terdampar dalam kondisi sudah mati di pesisir pantai Tempode, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 5 Februari 2026.
Menurut keterangan Mat, saat pertama kali ia temukan ikan duyung itu terdapat luka seperti bekas dipukat di sirip depan.
Ikan uyung tersebut, kata dia, memiliki panjang 3 meter dan beratnya mungkin ratusan kilogram.
Dia pun mengaku baru pertama kali menemukan ikan jenis ini sekitar pesisir pantai Reo.
“Saya juga sering melaut, tapi baru kali ini lihat ikan sebesar ini. Beratnya mungkin ratusan kilo,” katanya dihububungi VoxNtt.com, Kamis siang.
Selanjutnya, nelayan beserta warga sekitar langsung mengubur hewan dugong itu di seputaran pantai lokasi pertama kali ditemukan.
“Warga langsung mengubur di dekat lokasi penemuan,” tambahnya.
VoxNtt.com mencoba merangkum fakta-fakta tentang ikan duyung dari beberapa sumber.
Habitat ikan duyung diketahui hidup di perairan dangkal, terutama di perairan Indonesia timur hingga utara Australia.
Karakteristik duyung sendiri memiliki tubuh besar, rambut kasar di sekitar mulut (sensor), dan ekor berbentuk sirip.
Selain itu perilaku duyung, nokturnal, herbivora, dan sering menyendiri atau dalam kelompok kecil.
Status rentan punah (vulnerable to extinction) akibat perburuan dan kerusakan habitat.
Penulis: Berto Davids

