Borong VoxNTT.com – Jalur jalan cabang Colol-cabang Waling, Kabupaten Manggarai Timur, pecah akibat tanah bergerak.
Jalan yang sudah terbelah itu tepat di sebelah atas kawan hutan danau Rana Poja.
Pantauan media ini, pada Minggu, 1 Maret 2026, keretakan mencapai tengah jalan raya dengan panjang sekitar belasan kilometer.
Kendaraan terpaksa giliran melintas saat berpapasan di titik jalan yang terbelah akibat tanah bergerak itu.
Di beberapa titik lainnya juga jalan patah dan turun sekitar 30 sentimeter. Pengendara tampak pelan saat melintas di patahan ini.
Adrianus Janu, salah seorang pengendara mengatakan kondisi jalan yang retak itu terjadi sekitar pekan lalu. Sementara beberapa titik yang patah itu sudah berlangsung lama.
“Bisa jadi karena tanah berair. Sehingga setiap tahun seperti ini,” kata Adrianus, Minggu sore.
Ia mengaku, saat kabut, kondisi jalan yang retak dan patah itu tentu sangat membahayakan pengendara. Sehingga, pemerintah perlu memikirkan solusi untuk mengatasi masalah tanah bergerak yang mengakibatkan jalan retak dan patah.
“Yang bahaya kalau lewat saat kabut tebal dan malam hari,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Manggarai Timur, Mikael Adeodatus Ampur, mengatakan pihaknya akan memperhatikan kondisi jalan tersebut.
“Terima kasih atas informasinya. Kami akan perhatikan,” kata Mika saat dikonfirmasi, Senin pagi.
Kontributor: Nansi Taris

