Ruteng, VoxNTT.com – Bhabinkamtibmas Desa Golowoi, Kecamatan Cibal Barat, Bripka Agustinus Yatarten memastikan pembangunan Rumah Harapan bagi warga di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Kampung Munta, Desa Bangka Ara, Kabupaten Manggarai, telah selesai 100 persen.
Pemantauan pembangunan rumah tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Maret 2026, bersama PS. Kasidokkes Polres Manggarai, Aipda Heribertus A.B. Tena. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan pembangunan Rumah Harapan dari Polda NTT yang diperuntukkan bagi Regina Uner.
Bripka Agustinus Yatarten menjelaskan pembangunan rumah itu dimulai sejak 31 Januari 2026 dan kini telah rampung seluruhnya.
“Pada hari ini kami bersama PS Kasidokkes Polres Manggarai melaksanakan pemantauan progres pembangunan Rumah Harapan di wilayah 3T untuk Ibu Regina Uner. Puji Tuhan, saat ini pembangunannya sudah selesai 100 persen,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Kamis malam.
Ia menegaskan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bukan hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat di wilayah terpencil.
Menurut dia, program Rumah Harapan merupakan wujud perhatian pimpinan Polda NTT kepada masyarakat kurang mampu di daerah 3T sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami berharap rumah ini bisa memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Regina Uner bersama keluarga. Ini bentuk nyata kepedulian pimpinan kami kepada masyarakat,” tambahnya.
Regina Uner bersama keluarga besarnya menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT dan Kapolres Manggarai atas bantuan yang diberikan melalui Polres Manggarai. Pemantauan pembangunan rumah tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai.
Sebelumnya, sejak 28 Januari 2026 warga Kampung Munta bergotong royong membangun tembok penahan tanah untuk melindungi rumah Regina Uner, 62 tahun. Pembangunan dilakukan di atas lahan miring yang rawan longsor dan mengancam keselamatan rumah sederhana milik janda lansia tersebut.
Regina Uner selama ini tinggal bersama adiknya yang juga berstatus janda dan tidak memiliki anak. Kondisi rumah mereka dinilai rentan setelah tanah di sekelilingnya mulai menunjukkan tanda-tanda membahayakan.
Warga setempat kemudian berinisiatif melakukan kerja bakti secara swadaya tanpa menunggu bantuan pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kecamatan Cibal Barat, Bripka Agustinus Yatarten, turut hadir dan terlibat langsung dalam proses pembangunan serta mengoordinasikan warga selama kerja bakti berlangsung.
“Saya kumpul dan ajak warga kerja bakti. Kita gali, ratakan tanah, lalu bangun tembok penahan supaya rumah ini lebih aman,” kata Agustinus kepada VoxNtt.com pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kontributor: Leo Jehatu

