Kupang, VoxNTT.com – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Nusa Tenggara Timur (Pengprov TI NTT) memfokuskan pembenahan struktur organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco Bessi mengatakan rencana kerja yang saat ini menjadi prioritas utama adalah memastikan legalitas kepengurusan organisasi.
“Khusus untuk PON ini kita memulai dari legalitas kepengurusan yang sah, karena kami adalah cabor Olimpic dan taekwondo dimainkan di Kota Kupang sehingga kita bisa memulai langkah besar ke depan itu dengan melakukan banyak hal yakni bersinergi dgn Diaspora Provinsi NTT dan juga KONI NTT,” kata Fransisco, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia menjelaskan Musprov akan dipercepat karena masa jabatan kepengurusan saat ini akan berakhir pada 2026, sehingga legalitas organisasi dapat segera dipastikan.
“Oleh karena itu yang masa jabatan yang sudah mau berakhir di tahun 2026, kami mempercepat proses musprop supaya legalitas dari kepengurusan itu sah maka bisa membantu pemerintah untuk mempersiapkan banyak hal dengan baik,” katanya.
Fransisco juga meminta dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT agar program kerja tersebut dapat berjalan dengan baik.
Ia menilai keabsahan kepengurusan menjadi hal penting karena dapat mempengaruhi berbagai aspek pembinaan olahraga.
“Ini yang diharapkan dari KONI NTT khususnya dari diaspora untuk melihat para pengurus-pengurus itu, bagaimana karena jangan sampai pengurus itu ribut atau pengurus itu tidak sah akan berdampak pada banyak hal, baik itu nantinya dalam penyerapan anggaran, pembinaan prestasi atlet, pelatih dan juga kepercayaan dari cabor sendiri maupun orangtua yang sudah menitipkan atletnya.”
Fransisco kembali menegaskan pentingnya legalitas kepengurusan dalam menyambut PON 2028 yang akan diselenggarakan di NTT.
“Kalau pengurusnya benar, berkolaborasi dengan pemerintah dan juga KONI, dalam hal ini Diaspora dan KONI maka semuanya akan berjalan dengan baik.”
“Sukses itu bukan hanya sukses prestasi tapi juga sukses administrasi dan juga sukses penyelenggara. Ini tiga komponen yang penting untuk mewujudkan mimpi besar dari bapak Gubernur NTT untuk kita sebagai tuan rumah PON 2028 untuk masuk dalam 10 besar,” pungkasnya.
Penulis: Ronis Natom

