Ruteng, VoxNTT.com – Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025 menjadi peluang emas bagi para pelaku adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lapangan Gereja Katedral Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Festival yang diselenggarakan oleh Keuskupan Ruteng sejak 3 hingga 7 Oktober 2025, berhasil meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM yang ikut meramaikan festival tersebut. Bahkan event itu menjadi ajang promosi bagi produk-produk dari para pelaku usaha lokal.
Pelaku UMKM Binaan Koperasi Kopkardios Nancy Deo yang menjual berbagai makanan lokal dan non lokal mengungkapkan sejak mengikuti festival, dirinya berhasil meraup keuntungan 1 hingga 3 juta rupiah per malam.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Dagangan kami semua terjual,” kata Nancy saat berbincang dengan VoxNtt.com, Senin, 6 Oktober 2025 malam.
Hal senada juga disampaikan Rosalia Nganus, salah satu peserta dalam festival Golo Curu 2025 yang berasal dari Desa Gurung Liwut, Kabupaten Manggarai Timur.
Ia mengaku, dengan terselenggaranya Festival Golo Curu 2025 membuat para pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen yang luas dan beragam.
“Banyak keuntungan bagi kami pelaku UMKM. Sebab kami bukan sekedar menjual produk lokal, tetapi para pengunjung bisa mendapatkan pengalaman langsung terkait manfaat produk yang kami pasarkan,” bebernya.
Rosalia berharap penyelenggaraan Festival Golo Curu terus melibatkan para pelaku UMKM.
“Festival ini telah mendatangkan berbagai pengunjung dari berbagai daerah, sehingga produk kami tidak hanya menjual, tetapi juga bisa mempromosikannya kepada para pengunjung,” tutupnya.
Kontributor: Isno Baco

