Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Rumah Perubahan Hadir di Belu
Pilkada

Rumah Perubahan Hadir di Belu

By Redaksi20 Agustus 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
dr. Agus Taolin(memegang gunting) saat meresmikan Rumah Perubahan di Atambua (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Rumah Perubahan hadir di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadirannya bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-74.

Rumah ini adalah sebuah posko utama perjuangan dan merupakan dapur dalam meramu, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang saat ini dihadapi masyarakat Kabupaten Belu.

Kehadiran Rumah Perubahan digagas oleh bakal Calon Bupati Belu periode 2020-2024 dr.Agus Taolin bersama komponen masyarakat.

“Untuk hari ini, kita ada penekanan khusus, dimana kita melihat kondisi Belu pada umumnya, masih sangat membutuhkan perhatian serius dan perlu perbaikan dan perubahan. Karena itu, sesuai dengan tagline kami yakni perubahan “time to change” maka kami mengajak masyarakat kabupaten Belu untuk sama-sama melakukan perubahan,” kata dr. Agus Taolin saat ditemui di sela-sela peresmian Rumah Perubahan yang dilakukan bersamaan dengan lomba panjat pinang di Atambua, Sabtu (17/08/2019).

Ia menjelaskan, perubahan yang dimaksudkan terutama dalam segala hal. Misalnya perubahan dalam pola pikir, bekerja, dan lain-lain. Hal ini tentu saja untuk melakukan loncatan-loncatan untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan itu, dr. Agus juga memberikan pesan refleksi terkait dengan HUT RI yang ke-74.

Ia menyampaikan,meski sudah 74 tahun merdeka, masyarakat kabupaten Belu pada khusunya masih berada pada kondisi ketertinggalan.

Kondisi inilah yang mendorongnya untuk maju sebagai bakal calon bupati periode 2020-2024.

“Kita sudah merdeka 74 tahun, namun kita masih tertinggal dengan masyarakat di daerah lain. Kita lihat, Presiden pun menekankan, di era teknologi ini kita harus melakukan loncatan-loncatan besar untuk menyamai kemajuan di Negara lain,” terang dr. Agus.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai mengawali perubahan dari hari ini.

HUT RI yang ke-74  menurutnya merupakan momentum untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar demi mencapai titik kesejahteraan yang lebih baik.

Dr. Agus kembali menjelaskan, perubahan dalam definisi lain adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan inovatif. Selain itu dengan kegitan diskusi bersama yang melibatkan berbagai komponen, seperti anak muda dan tokoh masyarakat.

Diskusi ini terutama untuk memformulasikan solusi tentang perubahan Kabupaten Belu. Semua solusi itu akan diawali di Rumah Perubahan yang sudah disediakan.

“Kita melihat dan memetakan masalah apa saja di kabupaten Belu. Bagaimana solusinya bersama-sama termasuk mencari pemimpin yang baik. Pemimpin yang mau melakukan perubahan dan mau memperhatikan kesejahteraan rakyatnya secara adil serta pemimpin yang tahu untuk melakukan program-program prioritas yang dinutuhkan masyarakat,” ujar dr. Agus.

Selain meresemikan Rumah Perubahan, ia juga menyelenggarakan lomba panjat pinang dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Lomba panjat pinang ini mendapat antusias yang luar biasa dari masyarakat Kota Atambua.

Peserta lomba yang terbagi dalam tim sesuai kecamatan ini berkompetisi  secara ketat dalam memperebutkan sepeda motor Matic Honda Beat.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Agus Taolin Belu
Previous ArticleKado Kemerdekaan RI dari Pintu Air untuk Petani Kelapa Flores
Next Article BUMDes Wela Pau Matim Produksi Sandal Jepit

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.