Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Musik dari Rumah: Solidaritas Ala Maumere untuk Pasien Covid-19 dan Tenaga Medis
Seni dan Budaya

Musik dari Rumah: Solidaritas Ala Maumere untuk Pasien Covid-19 dan Tenaga Medis

By Redaksi30 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu sesi pengambilan gambar program solidaritas musik di tengah pandemi Covid- 19 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- /berbagi…berbagi/akan menyembuhkan hati/berbagi…berbagi/agar hidup lebih berarti/.

Ini merupakan penggalan lagu ‘Berbagi’ yang diciptakan oleh musisi asal Sikka, Nyong Franco untuk pasien Covid-19 dan petugas medis di Sikka.

Selain lagu tersebut, Nyong Franco juga menyanyikan kembali salah satu karyanya yang telah mendunia, ‘Gemu Fa Mi Re’, meski hanya dengan petikan gitar.

Nyong Franco tidak sendirian, ada beberapa anak muda yang juga menyumbangkan lagu melalui Chanel Youtube Maumere TV.

Ada Obeth Cealtie yang menyanyikan tembang lawas ‘Come Together’ dari The Beatles. Ada juga Keluarga Lasar yang menyanyikan lagu ‘Sapu Tangan Golo’, Alvino dengan ‘Laskar Pelangi’ dari Nidji, Ticha dan Martin dengan ‘Aku Pasti Bisa’ dari Citra Skolastika.

Beberapa di antaranya dikenal sebagai musisi lokal Maumere. Mereka bernyanyi dari rumah masing-masing.

Tentu tak segemerlap konser dari rumah ala The Godfather of Broken Heart, almarhum Didi Kempot via Kompas TV yang berhasil mendonasikan Rp 7,6 Miliar.

Sederhana, namun tetap menarik dan menghibur.

Solidaritas

Sampai dengan Kamis (28/05/2020), sudah 16 orang yang menyumbangkan 9 lagu. Semuanya ditayangkan melalui Chanel YouTube Maumere TV setiap pukul 19.00 Wita.

Pegiat Maumere TV, HY Ferdy mengatakan program tersebut merupakan aksi sosial untuk menghibur pasien, tenaga medis dan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, sejak kedatangan KM Lambelu kepanikan meningkat. Padahal untuk melawan Covid-19 dibutuhkan energi positif.

“Ini terbuka untuk siapa saja yang mau membagikan. Selain musisi kita libatkan juga masyarakat yang mau sukarela terlibat. Untuk sementara rencananya satu bulan ke depan,” ungkapnya kepada VoxNtt.com beberapa waktu lalu.

Ferdy berharap, pasien dan petugas medis bisa terhibur.

“Kalau makin banyak orang yang nonton, selain mereka terhibur mereka juga bisa mendapatkan energi positif, mendengarkan imbauan dengan suasana yang lebih rileks,” tandas Ferdy.

Hal senada disampaikan Tety Kikan. Tety terlibat bersama Rio menyanyikan lagu ‘Ku Yakin Cinta’ dari D’Cinnamons.

Menurutnya, dalam situasi pandemi Covid-19, yang bisa dilakukan adalah saling membantu. Meski tak memiliki apa-apa, setidaknya dengan menghibur dan menyebarkan semangat positif.

Soal pilihan solidaritas melalui musik Tety punya alasan sendiri.

“Karena musik bisa menyentuh tanpa menyakiti. Bisa dinikmati semua orang pula,” tandasnya.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Sikka Virus Corona
Previous ArticleMasyarakat Nagekeo Terapkan Pasar Barter di Tengah Pandemi Covid-19
Next Article Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 di NTT, Total 92, Berikut Persebarannya

Related Posts

Gubernur NTT Minta Penyaluran KUR Tepat Sasaran untuk Masyarakat Miskin

19 Februari 2026

Sehari Hari Hilang, Seorang Nelayan di Maumere Ditemukan Tewas

18 Februari 2026

DPRD NTT Desak Polisi Usut Dugaan TPPO Pekerja Pub di Sikka

16 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.