Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Dokter Don Ungkap Rencana Transformasi RS Pratama Raja Menjadi Trauma Centre dan Acute Care
Pilkada

Dokter Don Ungkap Rencana Transformasi RS Pratama Raja Menjadi Trauma Centre dan Acute Care

By Redaksi22 Oktober 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pasangan dr. Johanes Don Bosco Do dan Marianus Waja atau Paket YES Jilid II saat menyampaikan gagasan mereka dalam debat di Aula Sekda Nagekeo, Sabtu, 19 Oktober 2024 (Foto: Patrianus Meo Djawa/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Suatu istilah medis muncul dalam debat terbuka perdana di Aula Sekda Nagekeo, Sabtu, 19 Oktober 2024. Dr. Johanes Don Bosco Do, bakal calon bupati Nagekeo 2024-2029, memperkenalkan rencana transformasi besar terkhusus bidang kesehatan bila kelak kembali dipercayakan masyarakat Nagekeo sebagai Bupati Nagekeo.

Dalam sesi penutupan kegiatan debat, dr. Don mengungkapkan bahwa RSU Pratama Raja akan dikembangkan menjadi Trauma Centre dan Acute Care.

Istilah ini cukup mengejutkan banyak pihak terutama dikalangan pendukung setiap pasangan Calon.

Beberapa diantaranya terlihat bertanya-tanya tentang apa itu Trauma Centre dan Acute Care, konsep yang dirasa masih cukup asing ditelinga masyarakat Nagekeo.

“Kami telah mengoptimalkan layanan kesehatan, dan ke depan, RSU Pratama Raja akan kita kembangkan menjadi Trauma Centre dan Acute Care. Kami juga akan memperbaiki 27 Polindes yang sudah diidentifikasi, dan meningkatkan status Polindes menjadi Puskesmas Pembantu untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan di desa-desa terdekat,” tegas dr. Don dengan penuh keyakinan dalam debat kesempatan itu.

Trauma Centre, sebagaimana yang telah disampaikan oleh dr. Don merupakan pusat pelayanan kesehatan yang mampu menangani kasus-kasus darurat seperti kecelakaan berat dimana pusat kesehatan tersebut akan ditopang oleh fasilitas bedah canggih dan tim medis yang spesialis.

Ini bukan hanya soal menyelematkan nyawa di detik-detik kritis, tetapi juga tentang memberikan perawatan holistik dari stabilisasi bahkan hingga pada tahap pemulihan pasien.

Sedangkan Acute Care merujuk pada penanganan cepat untuk pasien dengan kondisi kesehatan yang akut, baik cedera maupun penyakit serius yang mengancam nyawa.

Perawatan ini sangatlah krusial sebab dilakukan dalam 24 jam pertama sebagau penentu terakhir apakah seseorang akan hidup dan mati.

Bagi dr. Don dan pasangannya, Marianus Waja, kesehatan masyarakat adalah salah satu pilar dari misi besar mereka yaitu Melanjutkan Agenda Perubahan yang bertujuan menjadikan Nagekeo sebagai The Heart of Flores pada tahun 2045 nanti.

Dalam perwujudan visi tersebut, mereka membagi perencanaan dalam beberapa tahap. Periode pertama, 2024-2029, disebut sebagai fase kritis, yakni penguatan pondasi transformasi.

Pada periode berikutnya, percepatan transformasi akan dilakukan hingga mencapai ekspansi global di periode 2034-2039, dengan puncak visi di tahun 2045, yaitu perwujudan Nagekeo sebagai jantungnya Pulau Flores atau Nagekeo the heart of Flores.

Debat perdana yang diselenggarakan KPU berlangsung aman. KPU Kabupaten Nagekeo akan kembali melakukan debat kedua pada tanggal 13 November 2024 mendatang.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Johanes Don Bosco Do Nagekeo Pilkada Nagekeo Pilkada Nagekeo 2024
Previous ArticleRencana Pembangunan Edi-Weng Bakal Berpihak pada Masyarakat Kecil, Disabilitas dan Perempuan
Next Article Personifikasi dan Ironi dalam Puisi: Catatan Kaki Karya Joko Pinurbo

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.