Oleh: Florentina Ina Wai Namaku Atma Masa. Aku hanyalah sebuah buku tua. Tubuhku ringkih, terjilid oleh benang-benang rindu yang mulai…
Browsing: Sastra
Oleh: Florentina Ina Wai Di Desa Nepa, kabut bagaikan kafan putih yang menyelimuti atap-atap rumah, menyembunyikan tangis yang tak sempat…
Oleh: Milikior Sobe Untukmu, penjaga denyut hidupku, ku tulis puisi ini dalam rindu yang pilu. Semoga namaku masih kau sebut…
Oleh: Florentina Ina Wai Kabut selalu turun di lembah Bole Wote, seakan enggan memberi ruang bagi matahari untuk menyingkap rahasia…
Cerpen Oleh: Gonsi Kusman Mahasiswa Institusi Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Sore itu, di teras rumah yang diterpa angin sepoi-sepoi…
Oleh: Bonifasius Mantur, S.Pd, Gr Staf guru SMA Katolik St. Josef Freinademetz, Tambolaka- Sumba Barat Daya Setiap pagi, saya merapikan…
Oleh: Yanuar Abdillah Setiadi Pak, sebelumnya saya pernah melihat sampeyan sedang duduk di halaman belakang rumah bercakap-cakap dengan telepon genggam…
Cahaya di Balik Luka Oleh: Karya. Abe Dalam rumah kecil penuh luka terhampar cerita yang tak terucap derai air mata…
Oleh: Felicya Maharani Putri Purnomo Peserta didik SMP Katolik St. Josef Freinademetz- Tambolaka, Sumba Barat Daya Pagi itu, lonceng sekolah…
Oleh: Gonsi Kusman Mahasiswa Institusi Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Botol-botol berdiri rapi berbaris di atas meja kayu tua. Hanya…
