Home / Berita Terkini / Kerjakan Jembatan, Warga Tiga Desa Ucapkan Terima Kasih untuk Bupati Elias Djo
Utusan tiga desa saat pose bersama di ruang kerja Bupati Nagekeo Elias Djo

Kerjakan Jembatan, Warga Tiga Desa Ucapkan Terima Kasih untuk Bupati Elias Djo

Mbay, Vox NTT– Puluhan tokoh adat dan pemuda tiga desa dari Kecamatan Boa dan Aesesa Selatan mendatangi Kantor Bupati Nagekeo, Selasa (23/01/2018).

Ketiga desa itu masing-masing; Desa Tengah Tiba Barat dan Rendu Teno di Kecamatan Sesesa selatan dan Desa Alorawe di Kecamatan Boawae.

Kedatangan mereka disambut baik oleh Bupati Nagekeo Elias Djo dan Wakil Ketua DPRD setempat, Kristianus Dua Wea.

“Kami datang di hadapan bapak untuk memberi ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Nagekeo, dalam hal ini bupati dan DPRD. Dalam ini Wakil Ketua DPRD Nagekeo Kristianus Dua Wea yang mana bersama masyarakat beberapa hari yang lalu telah mengerjakan jembatan penghubung tiga desa,” ujar beberapa tokoh adat yakni‎ Mikel Birae, Elias Bongo, Deus Tepa, dan Dominikus Meze, di ruang kerja Bupati Elias Djo.

Selain ucapan terima kasih, beberapa tokoh adat dan pemuda dari tiga desa itu juga meminta Bupati Elias Djo dan DPRD untuk bisa mengerjakan jembatan secara darurat, namun bisa bertahan lama.

Karena menurut mereka jembatan penghubung tiga desa itu untuk sementara dikerjakan dari bambu, sehingga tidak menjamin jembatan itu tidak tahan lama.

Selain jembatan, utusan warga juga meminta mengerjakan jalan di tiga desa tersebut.

“Selain minta kerja jembatan yang sedikit baik, kami minta bapak bupati dan DPRD bisa tambah kerja jalan di wilayah kami. Memang sudah ada jalan sudah kerjakan tetapi ada jalan yang masih belum dikerjakan,” ujar mereka.

Bupati Nagekeo Elias Djo berjanji Pemkab Nagekeo akan mengerjakan permintaan warga tersebut

“Besok atau lusa saya ke Kupang, koordinasi dengan provinsi untuk minta membongkar jembatan lama di Desa Aeramo untuk pasang di Alorawe. Terkait jalan nanti kita akan kerja,” katanya.

Elias Djo juga menambahkan ada beberapa daerah yang juga membutuhkan perhatian serius pemerintah. Namun pembangunan itu nantinya dilakukan secara bertahap.

“Ya anggaran kita harus bagi rata di setiap desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Nagekeo. Tentunya kita kerja bertahap. Tetapi Jembatan penghubung tiga desa itu kita akan kerjakan,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Nagekeo Kristianus Dua Wea.

Dia berjanji akan memperjuangkan keluhan warga. “Semoga dalam waktu dekat jembatan itu kita bisa kerjakan,” kata Kris.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Duit Pembangunan Mall Pelayanan di Luar APBD 2018

Atambua, Vox NTT- Mall Pelayanan Publik yang sementara dibangun Pemerintah Kabupaten Belu dengan anggaran Rp …